SMA Labschool Kebayoran kembali menunjukkan komitmennya untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Indonesia. Hal ini dilakukan lewat program Misi Budaya (Misbud) 2026. Program ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengenalkan kekayaan seni dan budaya Nusantara ke tingkat internasional.
Pada tahun 2026, Misbud akan berlangsung dari 11 sampai 22 Juli. Peserta akan melakukan kunjungan budaya ke enam negara Eropa, yaitu Italia, Jerman, Swiss, Belanda, Belgia, dan Perancis. Ini bagian dari pembelajaran lintas budaya serta pengenalan langsung terhadap sejarah, seni, dan peradaban dunia.
Puncak acara Misbud 2026 akan digelar pada 16 hingga 19 Juli 2026 di Paris, Perancis. Pelajar akan ikut serta dalam ajang 38th International Competition and Festival of Folklore, Dance and Music: Etoiles de Paris. Di sana, mereka punya kesempatan memperkenalkan seni dan budaya Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.
Acara ini berada di bawah naungan European Association of Folklore Festivals (EAFF) yang merupakan mitra UNESCO di bidang warisan budaya tak benda. Ajang ini jadi tempat yang penting bagi pelajar Indonesia untuk menampilkan kekayaan seni, tradisi, serta nilai budaya Nusantara di dunia.
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, memberikan sambutan. Dia bilang bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang besar dan itu penting buat diperkenalkan ke kancah global. Menurut dia, para pelajar yang ikut Misbud punya peran penting sebagai duta budaya Indonesia.
“Tidak ada negara lain yang punyai kekayaan budaya sehebat Indonesia. Adik-adik semua menjadi duta budaya di tingkat global. Budaya itu adalah kekuatan lunak, soft power. Selamat bertugas sebagai Duta Budaya Indonesia. Bawalah pulang prestasi, pengalaman, dan hubungan baik,” ucap Fadli Zon.
Program Misbud 2026 tidak cuma ajang lomba seni. Ini bentuk diplomasi budaya oleh para pelajar Indonesia. Lewat tarian, musik, permainan tradisional, dan adat, para siswa diharapkan bisa memperkenalan sekaligus memperkenalkan identitas bangsa ke masyarakat luar negeri.
Ikut serta dalam forum budaya dunia ini juga bagian dari upaya promosi pariwisata dan memperkuat gambaran bagus tentang Indonesia. Dengan ini pulalah kita semangat tali hubungan baik sama negara-negara asing lainnya.