Menteri Zon Pertimbangkan Situs Warisan BUMN Jadi Ruang Budaya

Jakarta (ANTARA) – Indonesia sedang merencanakan untuk mengubah gedung-gedung warisan milik negara menjadi ruang budaya dan edukasi yang interaktif, termasuk museum. Hal ini bagian dari upaya memanfaatkan aset bersejarah lebih baik dan mempromosikan budaya nasional.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, sedang ada diskusi dengan dana kekayaan negara Danantara untuk mengalihfungsikan situs warisan budaya milik perusahaan negara.

Dalam pernyataan di Jakarta hari Jumat, Zon menyebut gedung bersejarah milik perusahaan asuransi Jasa Raharja di kawasan Kota Tua Jakarta sebagai proyek potensial.

Lokasi itu bisa diubah menjadi museum yang didedikasikan untuk fotografi dan film.

"Kita masih kekurangan museum film dan foto yang layak, meskipun punya banyak koleksi berharga. Tantangan utamanya adalah menyediakan ruang yang cukupp," ujarnya.

Zon mendeskripsikan film sebagai media strategis untuk promosi budaya, karena mengintegrasikan banyak bentuk ekspresi seperti teater, tarian, musik, bahasa, dan seni kuliner.

Dia menambahkan, mengubah gedung Jasa Raharja menjadi museum bisa menarik pengunjung karena lokasinya strategis, sekaligus memamerkan kekuatan kreatif Indonesia.

Kementerian, kata dia, berkomitmen bekerja sama dengan instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, dan komunitas untuk melestarikan dan memajukan budaya.

Zon menekankan perlunya mengubah aset warisan yang kurang termanfaatkan menjadi ruang publik yang produktif.

Kolaborasi dengan Danantara disebut kunci untuk memastikan situs-situs ini dikelola efektif dan memberi manfaat publik lebih luas.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyambut baik usulan itu. Menurutnya, aset bersejarah harus dilestarikan sekaligus memiliki tujuan yang produktif.

"Lebih dari sekadar aset perusahaan, gedung ini adalah bagian warisan yang harus dilindungi dan dimanfaatkan," katanya.

Kolaborasi ini bisa membantu menciptakan ruang budaya yang bermanfaat bagi publik.

MEMBACA  Pejabat Senior Hizbullah Tewas oleh Pria Bersenjata di Halaman Rumah

Awaluddin mengatakan, inisiatif ini dapat mengubah lokasi itu menjadi destinasi menarik yang menawarkan pengalaman edukasi dan budaya.

Proyek ini diharapkan mendukung pariwisata di kawasan Kota Tua Jakarta.

Berita terkait:
Minister Zon pushes cultural use for historic Indarung Cement Plant

Indonesia sets Rp11B for heritage recovery after Sumatra floods

Penerjemah: Fitra A, Tegar Nurfitra

Editor: Rahmad Nasution

Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar