Menteri Tinjau Perkembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul

Bantul, Yogyakarta (ANTARA) – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau perkembangan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

"Ini adalah bagian dari aktivitas saya untuk melihat kemajuan pembangunan di berbagai daerah. Sebelumnya saya berada di Tuban, Jawa Timur, dan hari ini saya di Bantul," kata Menteri Trenggono di lokasi pada hari Jumat.

Menurut dia, pengecekan progres pembangunan KNMP juga sebelumnya telah dilakukan di wilayah lain, seperti Purworejo di Jawa Tengah, lalu dilanjutkan proyek di Pati (Jawa Tengah) dan Cirebon (Jawa Barat).

"Nantinya, kami juga akan melihat perkembangannya di Indonesia bagian timur, karena kami menargetkan pada akhir Januari seluruh pembangunan KNMP di Indonesia akan selesai," ujarnya.

Dijelaskannya, ada sekitar 60 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia yang sedang dalam tahap pembangunan. Untuk KNMP di Bantul, progres konstruksi telah mencapai minggu ke-17, atau sekitar 92 persen penyelesaian.

"Ini akan menjadi percontohan, mirip dengan yang kami bangun 18 bulan lalu di Biak, Papua. Hasilnya cukup bagus, produktivitas meningkat hingga 121 persen dan nilai tukar nelayan naik signifikan," jelasnya.

Ia berharap kehadiran KNMP di Bantul dapat membantu mendongkrak perekonomian lokal dan membuat nelayan bisa berkembang lebih cepat dan berkinerja lebih baik.

Berdasarkan informasi yang terpampang di papan informasi proyek, KNMP Poncosari dilengkapi dengan tangga pendaratan, kapal, gudang cold storage portable, pabrik es portable, tempat pendaratan ikan, kantor pengelola, fasilitas tambat kapal, kios suplai, kios kuliner, dan kios pemasaran ikan.

Selain itu, kampung ini juga memiliki fasilitas pengolahan ikan pasca panen, tempat penampungan cold box, tempat perbaikan jaring, bengkel nelayan, revetmen, toilet umum, bangunan tangki air, penerangan area, fasilitas pembuangan sampah, dan instalasi pengolahan air limbah biotek.

MEMBACA  Siapakah Houthi, dan Mengapa Mereka Menyerang Kapal di Laut Merah?

Berita terkait: Indonesia to expand Red and White Fishing Villages to 100 locations

Berita terkait: Seizing new hope from Red and White Fishing Villages

Penerjemah: Hery, Kenzu
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar