Jakarta (ANTARA) – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pergantian kabinet adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan ini disampaikan Hadi menanggapi semakin kuatnya isu reshuffle Kabinet Merah Putih, setelah menghadiri konferensi pers di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, pada Jumat.
Dia juga mengakui bahwa rumor yang beredar tentang perubahan susunan menteri dan wamen merupakan hal yang wajar.
“Kita harus paham bahwa kabinet itu adalah prerogatif presiden, dan Pak Prabowo melakukan evaluasi setiap hari,” ujar Hadi.
Kemudian dia menjelaskan bahwa dalam menjalankan program dan tugas negara, presiden memang harus melakukan penilain dan evaluasi.
Menurutnya, Presiden Prabowo akan mengambil langkah yang diperlukan hanya jika memang dibutuhkan penyesuaian.
“Kalau misalnya presiden merasa perlu perbaikan atau perubahan, itu sepenuhnya ada di beliau. Karena yang memantau kinerja harian seluruh pembantunya di kabinet itu ya beliau,” tegas Hadi.
Sebelumnya, menteri tersebut mengatakan bahwa belum ada pembahasan soal pergantian susunan Kabinet Merah Putih.
Hal itu dia sampaikan jelang pelantikan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di kompleks Istana Presiden, Jakarta, pada Rabu (28 Januari), menanggapi pertanyaan mengenai dinamika kabinet, termasuk isi pengisian beberapa posisi jabatan.
“Tidak ada,” katanya merespon pertanyaan kru media Istana terkait informasi yang beredar soal reshuffle kabinet.
Dia menekankan belum terjadi pergantian dalam arti perombakan kabinet. Perubahan sejauh ini hanya terkait penugasan kembali Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang sedang dalam proses menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Reshuffle terakhir yang dilakukan Prabowo terjadi pada 17 September 2025, saat melantik 11 pejabat yang terdiri dari menteri, wamen, dan kepala lembaga negara, menjadi pergantian ketiga untuk Kabinet Merah Putih.
Berita terkait: Pemerintah bantah rumor reshuffle kabinet seiring Djiwandono pindah ke bank sentral
Berita terkait: Purbaya rencanakan rotasi besar untuk pejabat bea cukai Indonesia
Berita terkait: Farichah siap tingkatkan peran koperasi dalam Koperasi Merah Putih
Penerjemah: Maria Cicilia/Rizka Khairunisa, Resinta S
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026