Menteri Resmikan 96 Sekolah Hasil Revitalisasi di Tangerang Raya

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti secara simbolis meresmikan 96 sekolah hasil pengembangan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025 di wilayah Tangerang Raya, Provinsi Banten, pada hari Rabu.

Mu’ti menyebutkan program ini meliputi pembangunan unit sekolah baru serta renovasi sekolah yang sudah ada. Perbaikan mencakup penambahan dan peningkatan fasilitas seperti toilet, perpustakaan, laboratorium, dan sarana fisik lainya, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sesuai instruksi presiden dan program prioritas quick-win Kabinet Merah Putih, kami membangun unit sekolah baru dan merenovasi sekolah dengan anggaran total Rp16,9 triliun, atau sekitar US$1 miliar,” ujar Mu’ti di Tangerang, Rabu.

Dia menambahkan, program revitalisasi mencakup 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan peningkatan sarana sanitasi, perpustakaan, laboratorium, dan infrastruktur penunjang lainnya.

Di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, sebanyak 96 sekolah mendapat manfaat dari program ini.

Sekolah-sekolah tersebut terdiri dari satuan PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 PKBM, dengan total bantuan mencapai Rp105 miliar atau sekitar US$6,2 juta.

Untuk Provinsi Banten secara keseluruhan, Mu’ti mencatat ada 323 sekolah yang diuntungkan oleh Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025.

Rinciannya adalah 15 satuan PAUD, 107 SD, 75 SMP, 52 SMA, 60 SMK, 8 SLB, 1 SKB, dan 5 PKBM.

Dia juga menyebutkan, kementeriannya mengalokasikan anggaran total Rp380 miliar untuk upaya revitalisasi sekolah di Provinsi Banten tahun lalu.

Berita terkait: Indonesia targetkan revitalisasi 71.000 sekolah pada 2026

Berita terkait: Menteri akan revitalisasi sekolah di semua wilayah transmigrasi

Penerjemah: Hana, Kenzu
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Menteri Dalam Negeri Jerman Kunjungi Israel untuk Pembicaraan dengan Netanyahu dan Katz

Tinggalkan komentar