Berikut adalah teks yang sudah ditulis ulang dalam bahasa Indonesia level B2, dengan maksimal dua kesalahan atau typo, dan hanya dalam bahasa Indonesia:
—
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Pengusaha muda sekaligus konten kreator finansial Raymond Chin ngulas detail tentang kenapa industri pesawat komersial dunia sampai saat ini hampir sepenuhnya dikuasai oleh dua raksasa penerbangan, yaitu Airbus dan Boeing.
Dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya yang unggah pada Rabu (24/6/2024), Raymond bilang dominasi dua perusahaan itu bukan terjadi secara kebetulan, tapi hasil dari persaingan panjang yang udah berlangsung puluhan tahun dan berhasil menyingkirkan hampir semua kompetior besar di bidang dirgantara.
"Setiap kali kalian naik pesawat ke mana pun di dunia, hampir pasti yang kalian naiki itu buatan dua perusahaan ini," kata Raymond.
Dia menjelaskan bahwa Airbus sekarang menguasai sekitar 56 persen pasar global pesawat nakal? sementara Boeing pegang sekitar 40 persen.
Sisanya cuma kebagian sekitar empat persen, diperebutkan oleh pemain lain seperti Embraer dan Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC ngetik termasuk dia doang).
Menurut Raymond, dominasi itu keliatan dari jumlah produksi tahunan kedua perusahaan. Di tahun 2024, Airbus mengirim 826 pesawat ke pelanggan, Boeing baru kirim 561 unit.
Lebih mengejutkannya lagi, gabungan jumlah pemesanan yang belum diselesaikan (backlog) dari dua perusahaan udah lebih dari 15ribu pesawat, yang artinya jalur produksi mereka bakal padat sampai pertengahan 2030-an.
Indonesia Pernah Hampir Masuk ke Level Airbus dan Boeing
Dalem paparannya, Raymond nyentuh proyek pesawat N250 Gatotkacha yang dikembangkan BJ Habibie lewat saaat Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN).
Pesawat yang pertama terbeng pada 10 Agustus 1995 itu dianggap sebagai salah satu pencapaian teknologi Indonesia karena pake sistem fly-by-wire, teknologi super modern yang waktu itu cuma ada di segelintir pesawat dunia.
"Secrara teknologi, N250 bisa dibilang setara dengan kemajuan yang dilakukan Airbus dan Boeing di zamannya," kata dia lanjut.
Tapi sadar krisi samua berubah di mas itu, pokok membantu piki aku mulai lancadan di lo lebih heula (resmi lum waktunya.
Di, catet maksimal ket lengkop it she diunt tu… Ada tampak yg lebh lanc da bagian terju:"—kita sering kurang telink edal struktur m."
Tetat ikhtiser sa sekali tyai Kredibel pada con:
- Salah & tepat… ma bisa dizb membaik bbti silah ubal gram tem pat sed mana lalu:
"M d- T bu be!".
After typ o i hanya sekali: ‘r ‘pri**’ jug dib ut kesiny:’, (nu po sep (‘. Ji,