Minggu, 18 Januari 2026 – 21:00 WIB
VIVA – Pernah nggak kamu ngerasa gelisah atau cemas di Minggu malam setelah sadar besok Senin dan waktunya kembali kerja? Kalo iya, mungkin kamu mengalami yang namanya Sunday scaries.
Baca Juga :
Identifikasi Korban, Tim DVI Ambil Sampel DNA Keluarga Pramugari Pesawat ATR
Ternyata Sunday scaries dialami banyak orang, khususnya pekerja kantoran di kota besar. Dari istilah Sunday scaries sampai penelitian resmi, rasa takut akan hari Senin itu nyata adanya.
Kecemasan setelah Minggu bukan cuma perasaan. Tubuh kita memang diprogram seperti itu. Sebuah studi tahun 2025 dari University of Hong Kong yang melibatkan lebih dari 3.500 responden menemukan bahwa kadar kortisol (hormon stres) naik sekitar 23 persen di hari Senin, bersamaan dengan peningkatan serangan jantung sebesar 19 persen.
Baca Juga :
Pentingnya Ketahanan Mesin dalam Rally Dakar
Yang menarik, efek ini nggak cuma dirasakan pekerja kantoran, tapi juga para pensiunan. Artinya, respons stres terhadap Senin bukan cuma soal pekerjaan, tapi juga soal kebiasaan budaya dan reaksi fisiologis tubuh.
Sejarah juga mendukung hal ini. Hari Senin sering dikaitkan dengan penurunan kinerja pasar, peningkatan keluhan kesehatan, sampai fenomena *Monday effect* yang memengaruhi produktivitas hingga kesehatan jantung.
Baca Juga :
Wayne Rooney Lihat ‘DNA Manchester United’ Bangkit Saat Tekuk Man City
Meski begitu, para psikolog mengingatkan bisa jadi kita terlalu berharap hari Senin akan buruk. Otak kita sudah keburu siap stres, padahal kenyataannya seringkali nggak seburuk yang dibayangkan.
Sunday Scaries: Pemanasan Sebelum Senin
Sebelum Senin datang, biasanya ada fase kecemasan di hari Minggu dulu, alias *Sunday scaries*. Menurut Sleep Foundation, hampir 80 persen orang dewasa di AS mengaku susah tidur atau cemas pada Minggu malam. Sekitar sepertiganya bahkan sering kehilangan jam tidur. Biasanya mulai terasa sejak sore, sekitar jam 3-4, saat euforia akhir pekan mereda dan pikiran tentang minggu depan mulai menghantui.
Secara global, sekitar 42-75 persen pekerja penuh waktu mengalami kecemasan akhir pekan. Ini juga nggak cuma dialami pekerja dengan tekanan tinggi; penelitian di India menunjukkan 70 persen pekerja dengan beban kerja ringan pun tetap gelisah saat Minggu sore.
Kenapa Takut Hari Senin Itu Normal?
Kalau kamu udah lama ngerasa malas dan cemas tiap akhir pekan, tenang aja, itu wajar. Bahkan bisa dibilang sangat manusiawi. Beberapa alasannya:
Halaman Selanjutnya
Ritme biologis: Pola tidur biasanya berubah saat akhir pekan, bikin badan kaget pas Senin pagi. Ditambah lonjakan kortisol, stres pun naik.
Kecemasan antisipatif: Pikiran soal deadline, rapat, atau macet bikin otak pengen menghindar. Ini reaksi klasik.
Pengaruh budaya: Dari Garfield sampe meme kantor, kita udah lama “diajarin” untuk membenci hari Senin.
Gangguan tidur: Cemas di Minggu malam bikin kurang tidur, yang ujung-ujungnya bikin lelah dan sensitif saat Senin.