Menangkan Lelang, Komunitas Muslim Indonesia Akan Dirikan Pusat Dakwah di Australia

loading…

Presiden IMCV, Andri Nursafitri (tengah) memberikan keterangan bahwa Komunitas Muslim Indonesia (Indonesian Muslim Community of Victoria/IMCV) siap membangun Islamic Centre di lahan seluas 1.800 meter persegi di Melbourne, Australia. Foto dok Cinta Quran Foundation.

Komunitas Muslim Indonesia (IMCV) akan membangun sebuah Islamic Centre di atas tanah 1.800 meter persegi. Pembangunan gedung dakwah ini dilakukan setelah IMCV berhasil membeli dua properti, yaitu tanah dan bangunan, yang terletak di 43 dan 45 Woods Street, Laverton, Melbourne.

Kawasan ini direncanakan akan menjadi Islamic Centre pertama milik komunitas muslim Indonesia di Australia yang mengintegrasikan tempat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. “Saat ini kami sedang dalam proses mengurus izin pembangunan dari Pemerintah Victoria. Meski begitu, Masjid Baitul Makmur yang sudah ada tetap aktif sebagai pusat ibadah dan dakwah di Melbourne, dengan berbagai program rutin setiap pekan untuk mualaf, anak-anak, dan lansia,” kata Presiden IMCV, Andri Nursafitri, dalam pernyataan persnya.

Menurut Andri, kapasitas masjid yang sekarang sudah tidak memadai lagi, apalagi dengan bertambahnya jumlah jamaah dan kegiatan. Hal ini mendorong mereka untuk mengambil langkah strategis agar dakwah dan pelayanan bisa berjalan lebih optimal.

Menang Lelang Gedung Eks Kantor Polisi

Pada Desember 2025, IMCV mencapai prestasi penting dengan memenangkan lelang pembelian gedung bekas kantor polisi di Laverton, yang jaraknya sekitar 150 meter dari masjid. Gedung itu rencananya akan dijadikan Dakwah & Empowerment Centre, yaitu pusat kegiatan dakwah, pendidikan, dan penguatan komunitas. Pembelian gedung ini sepenuhnya menggunakan dana wakaf dari masyarakat Indonesia dan luar negeri.

Total dana yang dibutuhkan untuk melunasi pembelian gedung tersebut mencapai Rp28 miliar. Sampai sekarang, dana wakaf yang terkumpul baru sekitar Rp14 miliar, dengan batas waktu pelunasan pada Maret 2026. Jika tidak terlunasi tepat waktu, uang muka sebesar Rp2,7 miliar bisa hangus dan kesempatan untuk memiliki aset di lokasi strategis ini akan hilang.

MEMBACA  Distribusi buku akan terus dilakukan meskipun ada pemotongan anggaran: Perpustakaan Nasional

“Kalau pelunasannya tidak selesai sampai batas waktu yang ditentukan, maka uang muka Rp2,8 miliar berpotensi hangus. Kita juga bisa kehilangan peluang untuk memperluas dakwah Islam di Melbourne,” jelas Andri.

Ia menekankan bahwa langkah ini adalah keputusan strategis untuk masa depan dakwah Islam di Australia. Islam terus berkembang pesat di Melbourne meskipun sebagai minoritas, jadi kesempatan untuk memiliki properti dakwah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ini langkah strategis untuk memperkuat dakwah Islam di Kota Melbourne. Kesempatan emas untuk membeli properti ini harus kita selesaikan,” tambahnya.

Dalam program ini, IMCV bekerja sama dengan Cinta Quran Foundation sebagai mitra strategis yang punya visi dan misi sama dalam pengembangan dakwah dan wakaf produktif di tingkat internasional. Yayasan ini berperan sebagai penghubung yang memfasilitasi partisipasi wakaf masyarakat Indonesia, dan punya rekam jejak sukses mendukung proyek wakaf di berbagai negara, seperti Jepang dan Kanada.

Semua keputusan strategis tentang pengelolaan dana wakaf berada di bawah IMCV, dan dijalankan dengan prinsip tata kelola yang transparan serta akuntabel. Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kontribusi Indonesia dalam dakwah internasional dan pengembangan wakaf sebagai alat untuk membangun peradaban global.

Tinggalkan komentar