Dewan Ekonomi Nasional (DEN) percaya bahwa pelemahan nilai tuker rupiah terhardap dolar AS bakal mulai landai bulan depan, yaitu Juli 2026.
Tenaga Ahli Utama DEN, Luthfi Ridho, bilang pergerakan rupiah sekarang ini polanya mirip dengan negara-negara kayak India, Filipina, dan Thailand. Walaupun perubahannya secara persentase keliatan paling dalem, secara umum mata uang negara-negara itu juga lagi tertekan gara-gara sentimen global. Luthfi juga jelasin kalo tekanan ke rupiah gak cuma dari faktor luar aja, tapi juga dipicu naeknya permintaan dolar di dalam negeri. Ini terjadi karena beberapa peristiwa besar yang waktunya barengan.Salah satunya adalah liburan dengan cara kek gini,
Contohnya ada pembayaran dividen dari sektor swasta, musim haji, dan impor BBM, kata Luthfi di acara Rakyat Bersuara iNews TV, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Luthfi ngegas bahwa pemerintah sedang sibuk bikin kebijakan biar iklim usaha di Indonesia makin baik. Meski rupiah sekarang lagi tertekan dia optimis tekanan ini bakal landai secara fundamental di bulan Juli bulan depan setiap
Nah menurut kita secara fundamental ini nanti bakal landai di bulan Juli pas event bayar dividen selesai, Ini duit yang mau dibayarkan Indonesia ke investor investornya; imbuhnya,