Masih Percaya Persija Mampu Meraih Gelar Juara, Mauricio Souza?

Senin, 6 April 2026 – 22:06 WIB

VIVA – Persija Jakarta sekali lagi harus menelan hasil pahit. Bermain di kandang Bhayangkara FC, Macan Kemayoran kalah dramatis dengan skor 2-3 pada lanjutan Super League 2025/2026.

Padahal, pertandingan sempat terlihat dikuasai Persija. Mereka langsung unggul lewat gol cepat Rayhan Hannan di menit ke-34. Sempat disamakan oleh Moussa Sidibe, Persija kembali memimpin melalui Fabio Calonego di menit 63.

Tapi seperti deja vu, segalanya runtuh di akhir babak. Bhayangkara bangkit lewat gol Dendy Sulistyawan (86’) dan Sidibe (90+4’)—membalikkan skor sekaligus memukul mental skuad ibu kota.

Setelah pertandingan, pelatih Mauricio Souza memberikan pernyataan. Dia mengakui peluang untuk juara masih ada, tapi dengan syarat: kesalahan yang sama tidak boleh diulangi.

“Kalau bicara soal poin, iya. Masih ada 24 poin yang bisa diambil, masih ada delapan laga lagi,” ujar Souza kepada media usai laga.

“Saat ini kita tertinggal sembilan poin dari pimpinan klasemen,” tambahnya.

Memang, jarak dengan Persib Bandung di puncak cukup besar. Tapi secara matematis, peluang itu masih ada.

Masalahnya bukan pada peluang—tapi pada kebiasaan buruk. Persija terus mengulangi pola serupa: kehilangan poin di menit-menit akhir.

Mulai dari kebobolan melawan Borneo FC di menit 90+4, gagal menang lawan Dewa United, dan sekarang skenario itu terulang lagi saat berhadapan dengan Bhayangkara.

Mauricio tidak menutupi hal ini. Menurut dia, timnya sudah tampil cukup baik, tapi gagal mempertahankan performa hingga peluit akhir berbunyi.

“Tapi saya yakin, tim yang ingin jadi juara tidak boleh membiarkan poin hilang seperti yang kita alami di beberapa laga terakhir,” kata Souza.

“Kita kebobolan di menit akhir melawan Borneo, yang adalah pesaing langsung. Kita juga kehilangan poin lawan Dewa di menit ke-80. Dan hari ini melalui tendangan penalti,” jelasnya.

MEMBACA  Trump Menepati Janji Kampanye dengan Laporan Aset Digital—Tantangan Terbesarnya di Dunia Krypto Masih Menanti

“Menurut saya, laga hari ini sebenarnya sudah di tangan kita, tapi kita melepaskannya. Kita tidak tampil maksimal sampai akhir.”

Walaupun kritiknya tegas, satu hal yang dia pegang teguh: Persija belum menyerah.

Halaman Selanjutnya

Dengan delapan pertandingan sisa, Souza memastikan timnya akan terus berjuang sampai akhir untuk menjaga harapan juara tetap hidup.

Tinggalkan komentar