loading…
Masa depan perang Iran cuma ditentukan 440 kg uranium. Foto/X
TEHERAN – Material ini beratnya kurang dari satu mobil keluarga kecil. Tapi, nasib sekitar 440 kg uranium yang sangat diperkaya bisa menentukan apakah Amerika Serikat dan Iran bisa mengubah gencatan senjata yang rapuh jadi kesepakatan diplomatik yang lebih besar.
Menurut Gulf News, negosiasi selama berminggu-minggu udah bawa Washington dan Teheran lebih dekat ke kerangka kerja yang memungkinkan perpanjangan gencatan senjata, pembukaan kembali Selat Hormuz, dan peluncuran fase baru pembicaraan. Namun, satu masalah terus bayangin hampir setiap diskusi lain: gimana nasib persedian uranium yang diperkaya tinggi milik Iran. Kata inspektur internasional, material ini berpotensi cukup buat sekitar 10 senjata nuklir kalau diperkaya lagi, jadi salah satu masalah paling sensitif di meja perundingan.
Presiden AS Donald Trump berulang kali bilang kalau Iran harus nyerahin apa yang dia sebut sebagai “debu nuklir”, sementara pejabat Iran bertahan bahwa negara mereka punya hak buat menjalankan program nuklir sipil. Dengan kedua pihak yang masih beda pendapat, persedian uranium udah jadi salah satu poin penting yang jadi hambatan dalam negosiasi. CNN ngelaporin bahwa meskipun kerangka kerja gencatan senjata yang lebih besar disepakati, masa depan uranium yang diperkaya Iran kemungkinan bakal tetap jadi fokus pembicaraan selanjutnya.
Masa Depan Perang Iran Hanya Ditentukan 440 Kg Uranium, Ini 4 Faktanya
1. Iran Memiliki 440 Kg Uranium yang Diperkaya hingga 60 Persen
Iran punya persedian uranium yang diperkaya dalam jumlah besar, termasuk sekitar 440 kg yang diperkaya sampai kemurnian 60 persen — level yang jauh lebih tinggi dari yang biasanya diperlukan buat program energi nuklir sipil.
Perkiraan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) nunjukin kalau, kalau diperkaya lagi ke level senjata nuklir, persedian ini secara teori cukup buat sekitar 10 senjata nuklir.
Iran juga punya sekitar 184 kg uranium yang diperkaya sampe kemurnian 20 persen, serta persedian uranium yang diperkaya lebih rendah dalam jumlah yang jauh lebih besar. Menurut CNN, beberapa ahli berpendapat bahwa cadangan uranium tingkat rendah ini juga mungkin perlu ditangani karena Iran udah nunjukin kemampuan buat ngelahirin uranium dengan cepet pake sentrifugal canggih.
2. Iran Bisa Memiliki Senjata Nuklir
Kekhawatiran ini bukan cuma soal jumlah uranium yang dimiliki Iran, tapi juga seberapa dekat uranium itu sama material level senjata nuklir.
Uranium alami mengandung kurang dari satu persen uranium-235, isotop fisil yang dipake di reaktor nuklir dan senjata. Lewat pengayaan, konsentrasi ini naik. Uranium level senjata nuklir umumnya dianggap punya kemurnian sekitar 90 persen.