Kamis, 5 Maret 2026 – 04:45 WIB
Bangkalan, VIVA – Utusan Khusus Presiden untuk Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, memanfaatkan Safari Ramadhan untuk menyampaikan pesan-pesan kenegaraan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Mardiono saat Safari Ramadhan di Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Galis, Bangkalan, Madura, pada Rabu 4 Maret 2026.
Mardiono mengajak semua elemen bangsa untuk terus bergandeng tangan dan menjaga persatuan. Dia menekankan bahwa Indonesia punya modal spiritual yang sangat besar, karena mayoritas penduduknya beragama Islam dan menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
“Mari kita bergandeng tangan dan bersatu. Termasuk para ulama bersama pemerintah dan semua elemen bangsa, mari kita panjatkan doa biar tercipta perdamaian dunia,” kata Mardiono.
Selain itu, Mardiono juga mengajak masyarakat dan ulama untuk bersama-sama mendukung program strategis pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang jadi prioritas untuk kehidupan rakyat. Mulai dari pemberantasan korupsi, penguatan ketahanan pangan dan energi, hingga program pembangunan lainnya.
“Safari Ramadhan ini saya lakukan sebagai utusan khusus presiden untuk menyampaikan pesan-pesan kenegaraan, baik tentang dinamika politik dunia maupun masalah di dalam negeri,” jelas Mardiono.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Galis, KH Ibrohim Muchlis, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Mardiono dan rombongannya.
“Alhamdulillah, kehadiran beliau memberikan penjelasan buat kami. Semoga dengan doa kita semua, insyaallah Indonesia tetap aman dan tentram, meski kondisi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.
Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus cara untuk menyampaikan pesan persatuan, stabilitas nasional, dan dukungan pada agenda strategis pemerintah kepada masyarakat pesantren dan tokoh daerah. Selain ke ponpes, Mardiono juga berziarah ke Makam Syaikhona Kholil Bangkalan.