Kamis, 29 Januari 2026 – 23:00 WIB
Jakarta, VIVA – BMW sedang hadapi situasi yang jarang: SUV listrik terbaru mereka, BMW iX3 2026, hampir habis di-pesan untuk produksi tahun ini.
Hanya dalam beberapa minggu setelah peluncurannya, unit iX3 sudah hampir penuh terisi oleh pemesanan pelanggan. Ini menandakan tingginya minat pasar terhadap kendaraan listrik (EV) generasi baru dari BMW.
Berita ini datang setelah BMW mengumumkan bahwa hampir semua kuota produksi iX3 untuk 2026 sudah "terjual" lewat sistem pemesanan. Karena itu, pabrikan asal Jerman ini harus pertimbangkan untuk menaikan kapasitas produksi agar bisa memenuhi permintaan yang terus naik.
iX3: Mobil Listrik Pertama dari Era Neue Klasse BMW
BMW iX3 2026 bukan cuma model facelift atau penyegaran kecil. Ini adalah salah satu mobil listrik pertama yang dibangun dengan arsitektur baru BMW bernama Neue Klasse (New Class).
Platform ini jadi fondasi utama untuk generasi EV BMW berikutnya, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, performa, dan pengalaman berkendara.
Sebagai model yang mewakili era baru, iX3 jadi barometer awal buat BMW untuk lihat respons pasar terhadap mobil listrik premium yang dibangun dari nol dengan teknologi terkini.
Permintaan Tinggi: Tanda Minat Konsumen pada EV BMW
Salah satu alasan utama tingginya pemesanan iX3 adalah antusiasme konsumen terhadap SUV listrik premium yang tawarkan gabungan performa, kenyamanan, dan teknologi modern.
Menariknya, laporan menunjukkan iX3 berhasil menarik sekitar sepertiga dari total pesanan EV BMW di Eropa. Angka yang cukup besar untuk model yang baru saja diluncurkan.
Hal ini menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya menunggu, tetapi benar-benar aktif melakukan pemesanan, bahkan sebelum banyak unit iX3 tersedia untuk test drive atau ulasan mendalam.
Produksi Diperluas: BMW Percepat Pabrik di Hungaria
Karena permintaan melebihi rencana awal, BMW harus mempercepat peningkatan kapasitas produksi di pabrik barunya di Debrecen, Hungaria. Pabrik ini didedikasikan khusus untuk produksi kendaraan listrik BMW, termasuk iX3.
Rencana awal BMW menyebut pabrik di Debrecen bisa memproduksi sampai 150.000 unit per tahun saat kapasitas penuh tercapai. Namun, karena permintaan iX3 yang tinggi, BMW sekarang perlu tambah shift kerja dan percepat proses peningkatan kapasitas agar bisa penuhi antrian pemesanan.
Halaman Selanjutnya
Kenaikan pemesanan iX3 menunjukkan bahwa strategi BMW untuk memperluas lini EV-nya berjalan dengan baik. iX3 bukan cuma kendaraan baru, tetapi juga simbol transisi BMW menuju era elektrifikasi yang lebih masif.