Lima Bank Besar Indonesia Ditegur Moody’s, Ini Tanggapan Menko Airlangga

Sabtu, 7 Februari 2026 – 16:37 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta perbankan untuk memberikan penjelasan kepada lembaga pemeringkat Moody’s tentang outlook negatif yang mereka berikan.

Baca Juga :


Soal Outlook Negatif dari Moody’s, Purbaya: Mereka Akan Melihat Secara Lebih Fair

Menurut beliau, semua lembaga pemeringkat perlu mendapat penjelasan tentang hal-hal yang menjadi perhatian mereka. Pihak perbankan harus memberikan jawaban yang cukup kepada Moody’s.

“Tentu kalau terkait korporasi, masing-masing yang harus merespon. Kalau dari sisi nasional, Indonesia tetap dalam investment grade menurut Moody’s,” kata Airlangga Hartarto, Sabtu, 7 Februari 2026.

Baca Juga :


OJK Cermati Keputusan Moody’s Pangkas Outlook Rating Utang RI Jadi Negatif, Ini yang Disoroti

Pernyataan ini menanggapi Moody’s yang mengubah outlook untuk lima bank Indonesia, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN dari stabil ke negatif.

“Moody’s Ratings mengubah outlook untuk lima bank Indonesia menjadi negatif setelah perubahan outlook di tingkat sovereign,” tulis Moody’s dalam laporannya.

Baca Juga :


Bangkitkan Kembali Industri Tekstil, Airlangga: Pemerintah Siapkan Pendanaan US$6 Miliar

Sebelumnya, Moody’s mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level Baa2, tapi mengubah outlook dari stabil menjadi negatif.

Dalam laporannya, Moody’s menyampaikan pentingnya menjaga prediktabilitas kebijakan, komunikasi publik, dan kualitas koordinasi antar lembaga.

Moody’s juga menyoroti pentingnya memperkuat penerimaan negara untuk mendukung belanja prioritas dan pertumbuhan ekonomi.

Menanggapi hal ini, Airlangga juga meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) untuk menjelaskan kepastian arah fiskal Indonesia kepada Moody’s.

Catat Fundamental Solid di 2025, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan yang solid dengan dukungan kinerja sektor eksternal dan aktivitas domestik yang terjaga.

MEMBACA  Mengapa SBY Memilih Dunia Seni Usai Tidak Lagi Berada di Lingkaran Kekuasaan? Gaya penulisan yang lebih ringkas dan elegan, dengan tetap mempertahankan makna aslinya.

VIVA.co.id

7 Februari 2026

Tinggalkan komentar