Langkah Kecil Bermakna Luas, Dewi Sang ‘Kartini’ Masa Kini Penebar Manfaat Lingkungan

Senin, 13 April 2026 – 18:55 WIB

Jakarta, VIVA – Semangat Kartini masa kini terlihat dalam langkah sederhana perempuan yang terus berjuang di berbagai situasi, termasuk dalam keterbatasan. Perempuan sekarang tidak cuma berani bermimpi, tetapi juga mengambil tindakan nyata untuk mengubah hidupnya, anak-anak, dan keluarganya menjadi lebih baik. Kisah nyata ini dijalani oleh Ibu Dewi Priyanti, perempuan asal Solo yang merantau ke Jakarta untuk mengubah nasib.

Dia memulai dari nol sebagai penjaga warung kecil, menjalani hari-hari dengan keyakinan yang selalu dia sampaikan dalam doa. Di tengah perjalanan, dia bertemu dengan seorang “kakak seragam putih biru” yang ternyata dari Permodalan Nasional Madani (PNM), lembaga keuangan plat merah yang fokus pada kesejahteraan masyarakat prasejahtera lewat usaha ultra mikro.

Berbekal kemampuan masak, Ibu Dewi pelan-pelan membangun usaha dari warung sederhana. Dia mulai menambah variasi menu, melayani pelanggan dengan sepenuh hati, dan terus belajar dari pengalaman. Peluang berkembang makin terbuka saat dia gabung dengan PNM Mekaar.

Dari pembiayaan awal 2 juta yang sekarang berkembang hingga 10 juta, usahanya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Tapi lebih dari itu, keberanian dan konsistensinya jadi kunci utama dalam perjalanannya.

Tidak hanya fokus pada usaha, Ibu Dewi juga aktif sebagai Ketua Bank Sampah Unit (BSU) Kembangs, yang membuktikan bahwa peran perempuan penting dalam membawa perubahan sosial. Ibu Dewi mengungkapkan, dia merasa haru yang dalam ketika usahanya perlahan berkembang, apalagi saat dipercaya jadi Ketua Kelompok Bank Sampah.

Baginya, bukan cuma usahanya yang tumbuh, tetapi juga kesempatan untuk memberi manfaat bagi lingkungan dan orang lain. Dari langkah sederhana yang dulu dia mulai, sekarang dia lihat bahwa perjuangannya tidak hanya berguna untuk keluarga, tetapi juga membawa perubahan bagi sekitarnya.

MEMBACA  Trump Peringatkan, 'Jaga Harga Minyak Tetap Rendah' Setelah Serangan AS ke Iran: Bagaimana Masa Depan Harga Bensin?

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama PNM dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

"Semangat Kartini hari ini terasa dalam perjalanan seperti yang dijalani Ibu Dewi, ketika perempuan berani melangkah, belajar, dan saling menguatkan. Yang tumbuh bukan hanya usahanya, tetapi juga kepercayaan diri dan keberanian untuk memberi dampak bagi sekitarnya. Kami melihat setiap langkah kecil yang konsisten dapat membawa perempuan semakin dekat pada kemandirian dan peran yang lebih luas di masyarakat,” ujar Dodot.

Melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan, PNM optimis dapat terus menghadirkan lebih banyak perempuan tangguh seperti Ibu Dewi. Sehingga lebih banyak lagi perempuan prasejahtera yang mendapatkan akses pembiayaan, pendampingan, dan pelatihan yang diberikan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. (LAN)

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar