Minggu, 18 Januari 2026 – 20:30 WIB
Jakarta, VIVA – Wardatina Mawa kembali menegaskan posisinya setelah memperbolehkan Insanul Fahmi bertemu anak mereka ditengah konflik rumah tangga yang belum selesai. Ia menepis anggapan bahwa pertemuan itu adalah sinyal rujuk atau membaiknya hubungan dengan suaminya.
Pertemuan Insanul Fahmi dengan Wardatina dan anaknya diketahui terjadi di kantor pengacara Mawa di Jakarta Barat. Momen itu sempat menarik perhatian setelah video rekaman pertemuan ayah dan anak tersebut tersebar luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi. Scroll untuk baca lebih lanjut, yuk!
Dalam video yang viral itu, Insanul Fahmi terlihat memeluk anaknya dengan penuh emosi. Dia juga disebut menyampaikan permintaan maaf kepada Wardatina Mawa dan keluarganya. Tapi, Mawa menegaskan bahwa izin pertemuan itu diberikan hanya demi hak dan kepentingan anak, bukan sebagai pelunakan sikap terhadap masalah rumah tangga mereka.
Lewat unggahan di Instagram Story, Wardatina Mawa memberikan penegasan yang keras. Dia mengungkapkan bahwa sejak awal sudah mengingatkan Insanul Fahmi agar pertemuan itu tidak direkam pakai kamera. Namun, kenyataannya momen itu tetap tersebar ke publik.
“Padahal udah diingetin jangan ada kamera, tapi ternyata? Hmm,” tulis Wardatina Mawa, dikutip Minggu 18 Januari 2026.
Pernyataan itu seperti penanda bahwa Mawa merasa batas privasi yang dia tetapkan sudah dilanggar. Dia menilai momen pertemuan antara ayah dan anak seharusnya tidak jadi konsumsi publik, apalagi digiring ke narasi yang menyesatkan.
Selanjutnya, Wardatina Mawa meluruskan asumsi publik yang mengaitkan pertemuan itu dengan kemungkinan rujuk. Dia menegaskan bahwa dirinya sudah lama memutus komunikasi langsung dengan Insanul Fahmi dan tidak lagi terlibat dalam urusan pribadi dengannya.
“FYI aku sudah lama blokir IF, tektokan selalu sama mbaknya Afnan terkait anak without me. so, tolong jangan digoreng,” tulis Mawa.
Penegasan itu memperkuat sikap Wardatina Mawa bahwa pertemuan tersebut tidak mengubah keputusannya. Dia menekankan bahwa komunikasi yang terjadi selama ini cuma sebatas urusan anak dan dilakukan lewat pengasuh, tanpa melibatkan dirinya secara langsung.
Wardatina Mawa juga menegaskan tetap mantap pada pilihannya untuk berpisah dari Insanul Fahmi. Dia secara terbuka menolak opsi poligami dan berencana melanjutkan langkah hukum. Setelah proses laporan dugaan perzinaan yang dia ajukan ke polisi selesai, Mawa memastikan akan mengajukan gugatan cerai.