Kurangi Tekanan Angin Saat Hujan? Simak Penjelasan Bridgestone

Kamis, 19 Maret 2026 – 12:53 WIB

Jakarta, VIVA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, perhatian pada kondisi kendaraan adalah hal yang sangat penting. Selain mesin, ban jadi komponen krusial yang berpengaruh langsung pada keselamatan dalam perjalanan jauh.




Pengguna Mobil Listrik Jangan Gagal Paham, Ganti Ban Tak Bisa Sembarangan

Sayangnya, masih banyak pemudik yang lebih fokus servis mesin daripada memastikan kondisi ban. Padahal, ban adalah satu-satunya bagian mobil yang kontak langsung dengan jalan.

Ban yang kurang terawat bisa mengalami kerusakan struktural, apalagi kalau dipakai untuk perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi. Resiko ini makin besar jika mobil membawa beban berlebihan atau melalui jalan yang kondisi nya kurang bagus.




Jangan Asal Menepi! Tempat Ini Jadi Titik Paling Berisiko Saat Ganti Ban di Jalan

Selain itu, tekanan angin yang tidak tepat juga bisa pengaruhi efisiensi bahan bakar dan kenyamanan menyetir. Ban yang terlalu kempes atau terlalu keras berpotensi mengurangi daya cengkram, terutama saat melalui jalan basah.

Bridgestone mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya mitos tentang ban, seperti menurunkan tekanan angin saat hujan. Anggapan itu malah bisa meningkatkan resiko kehilangan kendali atas kendaraan.




Tak Terduga! 5 Tempat Paling Unik Produsen Menyimpan Ban Mobil

“Menurunkan tekanan angin saat hujan tidak meningkatkan daya cengkeram atau mengurangi risiko hydroplaning. Malah, hal ini bisa meningkatkan risiko ban rusak dan mengurangi kestabilan mobil,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Kamis 19 Maret 2026.

Untuk dukung keselamatan pemudik, PT Bridgestone Tire Indonesia menghadirkan layanan Tire Check Service (TCS) yang bisa dimanfaatkan secara gratis. Layanan ini ada di dua titik rest area di Tol Cikampek selama periode mudik Lebaran.

MEMBACA  Bagaimana tingkat bunga saat ini akan mempengaruhi pembayaran bulanan Anda

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan bahwa keselamatan pemudik adalah prioritas utama. Dia menekankan pentingnya memastikan kondisi ban tetap bagus sebelum dan saat perjalanan jauh.

“Keselamatan para pemudik adalah prioritas utama kami. Kami ingin memastikan setiap kendaraan yang lewat punya kondisi ban yang optimal untuk menghadapi perjalanan jauh,” tuturnya.

Layanan pengecekan ban gratis ini tersedia di Rest Area KM 57 arah Jawa Tengah/Jawa Timur pada tanggal 16 sampai 29 Maret 2026. Sementara itu, layanan serupa juga ada di Rest Area KM 62 arah Jakarta pada 23 hingga 29 Maret 2026.

Halaman Selanjutnya

Melalui layanan ini, pemudik bisa melakukan pemeriksaan tekanan angin, kondisi fisik ban, hingga potensi kerusakan yang mungkin tidak kelihatan langsung. Hal ini penting untuk cegah risiko seperti ban pecah saat mobil berjalan dengan muatan penuh.

Tinggalkan komentar