KPR Terhenti, Rumah Hendak Dilelang, Rachel Vennya Ancam Tuntut Hukum!

Selasa, 7 April 2026 – 06:40 WIB

Jakarta, VIVA – Konflik antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, kembali panas. Kali ini, masalah muncul tentang rumah yang sekarang ditempati Rachel bersama anak-anaknya di daerah Kemang, Jakarta Selatan.

Geger! Rachel Vennya Diduga Alami Kekerasan, Mata Lebam di Tengah Konflik Panas dengan Okin

Masalahnya dimulai ketika Okin diduga sudah berenti melanjutkan bayar cicilan KPR rumah itu. Kondisinya bahkan sudah sampai dapat peringatan dari bank karena ada tunggakan. Situasi makin rumit setelah ada kabar bahwa rumah itu mungkin akan dijual sepihak. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Menanggapi itu, Rachel Vennya melalui pengacaranya, Sangun Ragahdo, memberi sinyal bahwa dia siap bawa masalah ini ke jalur hukum. Dia menilai ada indikasi pelanggaran kesepakatan sampai dugaan penipuan dalam kasus ini.

Konflik Rachel Vennya-Okin Memanas! Sengketa Rumah hingga Gadai BPKB Mobil

“Potensi pidana sebenarnya ada. Nanti, kita lihat kedepannya apakah akan kita lakukan laporan polisi atau bagaimana,” kata Sangun Ragahdo di Polda Metro Jaya, Senin 6 April 2026.

Tak cuma soal cicilan, Sangun juga ungkap ada informasi yang bikin kliennya makin kecewa, yaitu dugaan rencana jual rumah tanpa persetujuan Rachel.

TERPOPULER: Film “Ayah Ini Arahnya Ke Mana, Ya?” Angkat Luka dalam Keluarga, Reza Arap Minta Netizen Stop Sebut Furap

“Skarang ada indikasi rumahnya mau dijual. Ya gimana ya, merasa dibohongi, ditipu, dan sebagainya,” lanjutnya.

Lebih jauh, Sangun mengaku sudah konsultasi dengan polisi tentang kemungkinan pasal yang bisa dikenakan dalam kasus ini.

“Intinya saya sudah di Polda, nanti gimana kedepannya kalian lihat aja. Nanti kalian nilai sendiri kira-kira dugaan tindak pidana apa yang bisa masuk,” tegasnya.

MEMBACA  Konflik Konser Maher Zain di Indonesia, DNA Ajukan Langkah Hukum

Sebagai info, rumah itu awalnya diberikan Okin melalui KPR dengan cicilan sampai Rp52 juta per bulan. Setelah mereka cerai pada Februari 2021, disepakati bahwa Rachel berhak tinggal dan renovasi rumah itu, sementara Okin tetap tanggung jawab bayar cicilannya.

Dalam kesepakatan itu, Rachel bahkan rela lepaskan hak atas uang mut’ah sebesar Rp1 miliar serta nafkah anak Rp50 juta per bulan, demi pastikan cicilan rumah tetap jalan.

Halaman Selanjutnya

Namun, kenyataanya sekarang jauh dari kesepakatan awal. Tunggakan cicilan sampai ancaman jual rumah bikin Rachel merasa dirugikan, apalagi dia juga sudah keluarkan dana besar untuk renovasi rumah tersebut.