Kondisi Ketegangan Iran–AS–Israel, Amanakah Bepergian ke Luar Negeri?

Kamis, 5 Maret 2026 – 08:40 WIB

Jakarta, VIVA – Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat-Israel terus memanas, dan berdampak ke sejumlah negara-negara di Arab. Sebut saja Dubai, Qatar, Riyadh, hingga Uni Emirat Arab juga merasakan efeknya.

Meskipun menarget pangkalan militer AS yang berada di wilayah negara-negara Arab, serangan yang dilancarkan Iran juga merusak beberapa infrastruktur sipil dan fasilitas energi di sana.

Serangan ini berdampak pada citra kawasan Arab sebagai pusat perjalanan, pariwisata, dan keuangan yang aman dan makmur. Banyak orang yang kemudian bertanya-tanya, apakah masih aman untuk traveling ke luar negeri saat ini?

Menurut berbagai sumber, menyusul serangan ini, pemerintah Amerika Serikat diketahui telah mengeluarkan peringatan perjalanan ke negara-negara Arab untuk warganya di seluruh dunia, akibat meningkatnya konflik dengan Iran.

Amerika Serikat sendiri telah mengeluarkan peringatan untuk 14 negara di Timur Tengah, di antaranya:

Qatar: AS memberi peringatan level 3 untuk perjalanan ke Qatar, yang merupakan tingkat peringatan kedua paling serius. Peringatan ini menyarankan orang-orang untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan karena ancaman konflik bersenjata.
Kuwait: Peringatan level 3 juga berlaku di Kuwait.
Bahrain: Bahrain juga menerima peringatan perjalanan Level 3 karena risiko terorisme dan konflik bersenjata yang muncul dari ketegangan AS-Iran.

Selain negara-negara tersebut, Amerika Serikat juga mengeluarkan peringatan perjalanan untuk Mesir, Iran, Irak, Israel, Yordania, Lebanon, Oman, Arab Saudi, Suriah, Uni Emirat Arab (UEA), dan Yaman.

Sejumlah Bandara Internasional di Timur Tengah Ditutup

Melansir laman Newsweek, bandara-bandara di Dubai, Abu Dhabi, dan Doha—termasuk Bandara Internasional Dubai yang sangat sibuk—ditutup awal pekan ini. Padahal, bandara-bandara ini adalah hub penting untuk perjalanan antara Eropa, Afrika, dan Asia, sehingga gangguan yang terjadi sangat besar bagi para pelancong dunia.

MEMBACA  Cara Menonton Pertandingan Inggris vs Prancis Langsung di Luar Inggris (Six Nations)

Penutupan ini terjadi setelah serangan Iran ke bandara-bandara tersebut. Pejabat di Bandara Internasional Dubai melaporkan empat orang terluka. Sementara itu, Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi melaporkan satu orang tewas dan tujuh terluka akibat serangan drone. Serangan juga dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Kuwait.

Perusahaan analisis penerbangan Cirium memperkirakan setidaknya 90.000 penumpang transit setiap hari melalui bandara Dubai, Doha, dan Abu Dhabi hanya dengan tiga maskapai, yaitu Emirates, Qatar Airways, dan Etihad Airways. Hal ini menunjukkan betapa besarnya gangguan ini. Emirates bahkan menunda semua penerbangan dari dan ke Dubai hingga setidaknya Senin sore lalu.

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar