Selasa, 17 Februari 2026 – 09:25 WIB
Kisah dongeng Macclesfield Town di FA Cup harus berakhir dengan getir. Tim yang dijuluki The Silkmen itu tersingkir setelah kalah tipis 0-1 dari wakil Premier League, Brentford.
Gol satu-satunya Brentford tercipta secara dramatis melalui gol bunuh diri bek tengah Macclesfield, Sam Heathcote, di menit ke-70. Kekalahan itu mengakhiri perlawanan heroik Macclesfield yang tampil disiplin dan penuh semangat.
Meski tersingkir, manajer Macclesfield, John Rooney, mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa bangga kepada para pemainnya. Adik dari legenda Manchester United, Wayne Rooney, itu menilai timnya sudah memberikan segalanya di lapangan.
“Melihat perjalanan klub ini dan cara kami kalah, saya tidak bisa lebih bangga lagi. Para pemain luar biasa, organisasi tim juga sangat bagus,” kata Rooney ke TNT Sports.
Dia menyoroti perjuangan anak asuhnya yang berstatus semi-profesional, dengan jadwal latihan cuma dua kali seminggu, tapi bisa memberikan perlawanan sengit ke klub Premier League.
Rooney juga memberi apresiasi khusus buat pelatih Brentford, Keith Andrews, yang menyempatkan diri datang ke ruang ganti Macclesfield setelah pertandingan.
“Itu gestur yang luar biasa. Dia datang dan bicara dengan sangat positif tentang kami. Seorang pelatih Premier League yang memberikan respek sebesar itu,” ungkap Rooney.
Perjalanan Macclesfield di FA Cup musim ini tidak cuma meninggalkan cerita inspiratif, tetapi juga berdampak besar secara finansial. Laga melawan Brentford diperkirakan menghasilkan pemasukan sekitar £400 ribu, sebuah pencapaian penting bagi klub yang pernah dilikuidasi pada 2020 dan bangkit lewat tiga promosi dalam empat musim terakhir.
Untuk jangka pendek, Macclesfield sekarang mengalihkan fokus ke kompetisi liga dengan target masuk zona playoff. Tapi bagi Rooney, ambisi pribadinya jelas: ingin melatih di level setinggi mungkin.
“Saya ingin melatih setinggi mungkin. Kalau tidak punya ambisi itu, berarti saya berada di olahraga yang salah,” tegasnya.
Membawa Macclesfield sampai ke babak keempat FA Cup menjadi pencapaian yang bahkan tidak pernah ia bayangkan di awal musim.
“Saya masih baru di pekerjaan ini. Hari-hari seperti inilah alasan saya mencintai sepak bola,” tutup Rooney.