Kisah Bill Gates: Tertular Infeksi Menular Seksual Usai Hubungan dengan Wanita Rusia

Bill Gates, miliarder pendiri Microsoft dari Amerika Serikat, disebut tertular penyakit menular seksual (PMS) setelah melakukan hubungan intim dengan gadis-gadis Rusia. Klaim ini berasal dari dokumen Jeffrey Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS.

Epstein, yang meninggal dalam penjara pada 2019, juga menyatakan bahwa Gates meminta antibiotik untuk diberikan secara diam-diam kepada istrinya saat itu, Melinda Gates. Mereka kini telah bercerai.

Dalam surel terpisah, Epstein bercerita pada Peter Mandelson bahwa dia “bersenang-senang” bersama Gates di Seattle.

Sekitar 3 juta halaman dokumen dari era Presiden Donald Trump juga memuat foto-foto baru Epstein bersama Gates. Gates sendiri belum memberikan komentar terkait klaim-klaim tersebut.

Berkas itu juga mengungkap Epstein menawari Pangeran Andrew—adik Raja Charles III—makan malam dengan seorang gadis Rusia usia 26 tahun. Ada juga klaim bahwa Epstein memberi uang £10.000 kepada suami pasangan gay Peter Mandelson untuk kursus osteopati.

Tujuh tahun setelah kematiannya, bayang-bayang Epstein masih menghantui orang-orang di sekitarnya, termasuk Gates yang pernah menjadi orang terkaya di dunia.

Pada 18 Juli 2013, Epstein membuat memo berisi sejumlah tuduhan terhadap Gates. Isinya antara lain permintaan Gates untuk menghapus surel tentang PMS-nya, permintaan antibiotik untuk Melinda, serta deskripsi tentang alat kelaminnya.

Epstein juga mengirim surel kepada dirinya sendiri tengah malam itu, yang isinya pengumuman pengunduran diri dari Bill & Melinda Gates Foundation. Epstein tidak pernah bekerja di yayasan tersebut, sehingga diduga ia memakai identitas orang lain.

Gates mendapat gelar kehormatan Knight Commander dari Ratu Elizabeth II pada 2005 atas kontribusinya di bidang amal. Namun, ia tidak boleh menyandang gelar ‘Sir’ karena bukan warga Inggris.

MEMBACA  Siaran TikTok dan IG Diblokir, Wartawan Ditangkap saat Siaran Langsung YouTube di Depan Polres Jakut

Kemungkinan akan ada desakan untuk mencabut gelar kehormatannya tersebut, meski sumber dari pemerintah Inggris belum bersedia berkomentar.

Tinggalkan komentar