Kesuksesan di Eropa Bukan Jaminan Keberhasilan di Asia Tenggara

Sabtu, 17 Januari 2026 – 00:12 WIB

VIVA – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia membuka babak baru yang penuh harapan. PSSI resmi memperkenalkan pelatih asal Inggris itu dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026, menandai dimulaiya proyek regenerasi dan perbaikan Skuad Garuda.

Namun, di balik antusiasme tersebut, pekerjaan besar langsung menunggu. Timnas Indonesia baru saja melewati fase sulit setelah hasil kurang meyakinkan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, menjadikan adaptasi Herdman sebagai sorotan utama.

Rekam jejak John Herdman bersama Timnas Kanada menjadi salah satu pertimbangan utama PSSI. Ia dikenal sebagai pelatih yang membangun tim secara bertahap hingga bisa bersaing di tingkat internasional. Pengalaman itu diharapkan dapat diterapkan ke Timnas Indonesia, meskipun konteks yang dihadapi jelas berbeda.

Legenda Timnas Indonesia, Hamka Hamzah, menilai keberhasilan di satu wilayah belum tentu bisa langsung dipakai di wilayah lain. Menurutnya, sepak bola Asia, khususnya Asia Tenggara, punya karakteristik sendiri yang membutuhkan penyesuaian cepat dari pelatih asing.

Hamka menekankan bahwa perbedaan itu tidak hanya tentang kualitas individu pemain. Irama permainan, suasana stadion, hingga tekanan suporter menjadi faktor penting yang sering menentukan dinamika pertandingan di kawasan ini.

“Pertama-tama, selamat timnas kita mempunyai pelatih baru. Karena yang ditunggu-tunggu oleh pencinta sepak bola memang adalah pelatih tim nasional senior tentunya,” ujar Hamka.

Namun, ia mengingatkan bahwa pembuktian Herdman masih harus menunggu waktu. “Rekam jejaknya ataupun pembuktiannya kan belum kelihatan. Walaupun dia sudah membawa Timnas Kanada, tapi ini adalah hal baru baginya melatih di Asia Tenggara. Jadi, mudah-mudahan pelatih baru ini bisa cepat beradaptasi,” lanjutnya.

MEMBACA  Trump Kenakan Tarif pada Negara-Negara Asia, Termasuk Sekutu Jepang dan Korea Selatan | Berita Perdagangan Internasional

Tantangan lain datang dari padatnya jadwal Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Skuad Garuda dijadwalkan tampil di ajang FIFA Series pada Maret nanti, sebelum menghadapi Piala AFF 2026 yang berlangsung pada Juli hingga Agustus. Turnamen regional itu sering menjadi tolok ukur kekuatan Timnas Indonesia di Asia Tenggara.

Hamka berharap Herdman sudah mulai memetakan kerangka tim untuk menghadapi rangkaian agenda tersebut, meski ia paham bahwa fase awal komunikasi dengan pemain masih bersifat pengenalan.

Sebelumnya, Herdman mengungkapkan bahwa ia telah menjalin kontak dengan sejumlah pemain Timnas Indonesia. Namun, komunikasi itu masih sebatas ucapan Natal dan Tahun Baru, belum menyentuh pembahasan teknis terkait taktik maupun peran pemain.

Tinggalkan komentar