Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali, mengkonfirmasi bahwa 23 prajurit Marinir menjadi korban dalam longsor yang terjadi di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.
“Ada 23 prajurit Marinir yang tertimbun longsor. Saat ini, baru empat yang ditemukan meninggal, dan sisanya masih dalam pencarian,” ujarnya kepada media di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, pada Senin.
Menurut dia, para prajurit Marinir tersebut sedang bertugas di lokasi untuk melaksanakan latihan dalam rangka persiapan pengamanan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.
Saat latihan berlangsung, lokasi tersebut kebetulan mengalami hujan selama dua hari.
“Itu mungkin yang menyebabkan tanah longsor, yang juga berdampak pada warga desa setempat, dan kebetulan pasukan kita sedang berlatih di sana,” katanya.
Ali menyatakan TNI AL saat ini sedang melakukan pencarian terhadap anggota mereka yang terdampak longsor di Cisarua.
Dia telah mengerahkan alat berat dan drone untuk mempercepat proses evakuasi.
Tanah longsor terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat dini hari Sabtu (24 Januari), dipicu hujan deras berkepanjangan yang menyebabkan tanah dan lumpur bergeser menimbun permukiman warga.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan telah menemukan 29 jenazah dari lokasi longsor dan menyerahkannya ke tim DVI.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Nomor 100.3.3.2/Kep.25-BPBD/2026, berlaku sejak 24 Januari hingga 6 Februari 2026.
Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Dinas Sosial, Tagana, dan instansi terkait lainnya terus melakukan pencarian korban hilang dan penanganan dampak bencana di lokasi.
Selain itu, sekitar 12 anjing pelacak K-9 dari kepolisian dan kantor SAR Semarang dikerahkan pada Senin untuk membantu menemukan korban yang tertimbun material longsor.
Berita terkait: Tim SAR temukan 29 jenazah korban longsor Cisarua, diserahkan ke DVI
Berita terkait: Pemerintah perhatikan pengelolaan banjir terpadu: Sekretaris Negara
Berita terkait: Longsor Cisarua: Alat berat dikerahkan untuk cari 65 orang hilang
Penerjemah: Walda Marison, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026