Sabtu, 3 Januari 2026 – 12:33 WIB
Jakarta, VIVA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sudah melakukan berbagai persiapan supaya penerapan registrasi kartu SIM pakai biometrik pengenalan wajah (face recognition) bisa berjalan aman, lancar, dan tidak bikin susah masyarakat.
Baca Juga :
Era Baru Kartu SIM di Indonesia Dimulai: Wajah Jadi Syarat Utama
Hal ini ditegaskan Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah. Dia bilang udah kirim surat dinas ke tiga operator seluler untuk siapin infrastruktur pendaftaran biometrik.
Tujuannya biar masyarakat dapat kemudahan dan kenyamanan waktu registrasi. Kemkomdigi juga siapin materi dan strategi komunikasi buat sosialisasi kebijakan ini.
Baca Juga :
Kemkomdigi Siagakan Balmon SFR Jelang Tahun Baru 2026, Ini Tugasnya
Sosialisasi dilakukan lewat berbagai cara, termasuk diskusi dan talk show bareng pakar yang disiarkan langsung lewat YouTube Kemkomdigi biar bisa diakses banyak orang.
Edwin nyebut uji coba registrasi biometrik sebenernya udah dilakukan dari 2024, terutama di gerai-gerai operator buat ganti kartu SIM.
Baca Juga :
2 Tantangan Serius yang Mengancam Masa Depan Media Nasional
Lalu, di awal 2025, uji coba juga dilaksanakan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.
Terus, di akhir tahun lalu, Kemkomdigi uji coba biometrik di tiap gerai operator. Edwin nambahin kalo penerapannya akan dilakukan bertahap.
Di tahun 2026, fokusnya di gerai operator biar masyarakat bisa dapat bimbingan langsung dari petugas.
Pendekatan bertahap ini biar ada cukup waktu untuk beri pemahaman ke masyarakat, soalnya nggak semua orang familiar sama metode biometrik.
Edwin tekankan kalo registrasi biometrik diperlukan buat tingkatkan validitas data pelanggan, tekan penyalahgunaan nomor, dan perkuat keamanan layanan digital.
Selama masa transisi enam bulan setelah peraturan menteri yang baru berlaku, masyarakat masih bisa pilih registrasi mandiri pakai NIK dan nomor KK lewat SMS 4444 atau portal web, atau pakai NIK dan biometrik lewat portal operator.
“Kemkomdigi juga minta operator seluler sediakan portal web registrasi biometrik dengan panduan yang jelas supaya prosesnya bisa mudah dan nyaman dilakukan masyarakat,” katanya di Jakarta, Sabtu, 3 Januari 2026 (Ant)
Registrasi Kartu SIM Pakai Face Recognition Baru Dimulai, Hati-hati Serangan Licik Hacker
Registrasi kartu SIM pakai ‘face recognition’ baru dimulai. Hati-hati serangan licik hacker.
VIVA.co.id
1 Januari 2026