Kementerian Tinjau Keamanan Destinasi Wisata Bali Menjelang Libur Lebaran

Wakil Menteri Pariwisata Indonesia melakukan inspeksi kondisi keamanan dan keselamatan di sejumlah destinasi wisata utama di Bali menjelang libur Idul Fitri 2026. Pemerintah bersiap menghadapi lonjakan perjalanan domestik pada salah satu periode pariwisata tersibuk ini.

Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata, mengatakan inspeksi ini bertujuan memastikan destinasi siap menangani peningkatan jumlah pengunjung sekaligus menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan.

“Selain memantau kondisi saat ini, kami juga memastikan kesiapan destinasi menyambut libur Idul Fitri, khususnya dari segi keamanan dan keselamatan wisatawan. Pada periode ini, kami memperkirakan adanya lonjakan kunjungan,” kata Puspa dalam pernyataannya pada Sabtu.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bali, ia menilai beberapa lokasi wisata populer untuk memeriksa kesiapan menghadapi lonjakan pengunjung yang diperkirakan terjadi.

Libur Idul Fitri dianggap sebagai salah satu musim puncak perjalanan untuk pariwisata domestik di Indonesia, dengan Bali tetap menjadi salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi.

Lokasi yang diperiksa selama kunjungan antara lain Pura Uluwatu, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Pantai Melasti, dan Pantai Kuta.

Di setiap lokasi, wakil menteri meninjau beberapa aspek operasional, termasuk sistem pengelolaan pengunjung, kesiapan layanan, kebersihan, standar keselamatan, dan langkah-langkah mitigasi risiko.

Pihak berwenang juga mengkaji kesiapan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi aktivitas pariwisata di kawasan pesisir terbuka.

Kementerian Pariwisata telah mengeluarkan surat edaran kepada pemerintah daerah, asosiasi pariwisata, dan pelaku industri agar memastikan aktivitas pariwisata tetap aman, nyaman, dan terkelola dengan baik selama periode libur Idul Fitri.

Kementerian menyatakan, upaya terkoordinasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata sangat penting untuk menjaga kualitas layanan sambil menampung peningkatan kedatangan wisatawan.

MEMBACA  Mengamuk di Jalanan: Sopir Calya Lukai Warga Usai Melawan Arah di Gunung Sahari

General manager kawasan wisata Pura Uluwatu, I Wayan Wijana, mengatakan pengelola telah menyiapkan fasilitas untuk menghadapi kemungkinan kenaikan pengunjung sebesar 30 hingga 50 persen.

“Idul Fitri adalah kesempatan untuk meningkatkan kunjungan, terutama dari wisatawan domestik. Kami memperkirakan sekitar 5.000 hingga 6.000 pengunjung per hari,” ujarnya.

Pengelolaan telah meningkatkan infrastruktur pendukung termasuk toilet, sistem pengelolaan sampah, jalur evakuasi, titik kumpul, dan pengaturan arus pengunjung.

Wijana menambahkan, staf juga telah mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi potensi bahaya, seperti memangkas cabang pohon agar tidak runtuh saat angin kencang.

Karena Uluwatu merupakan kawasan alam terbuka yang menghadap ke laut, pengelola juga memantau kondisi cuaca dengan cermat untuk memastikan keselamatan pengunjung.

Berita terkait: Layanan feri normal kembali di Selat Bali usai inspeksi keselamatan
Berita terkait: Larangan turis sewa motor bertujuan jamin keamanan: Menteri

Tinggalkan komentar