Kementerian Tambah Dua Ekskavator untuk Pulihkan Jalan Aceh Pasca Bencana

Gayo Lues, Aceh (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia telah mengerahkan dua unit ekskavator tambahan untuk mempercepat pemulihan akses lahan di sepanjang jalan yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur. Jalan tersebut terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh.

Berdasarkan pantauan ANTARA di Desa Gajah, Kecamatan Pining, Gayo Lues, pada Minggu, terlihat dua truk yang membawa alat berat mendekati Desa Pining. Lokasi ini berjarak sekitar 40 menit dari pusat kabupaten.

Laporan menunjukkan akses jalan menuju wilayah tersebut sudah sebagian pulih, meskipun puing-puing longsoran seperti tanah dan batu besar masih berserakan di beberapa titik sepanjang rute.

Beberapa bagian jalan masih tertimbun atau tersapu oleh bencana, yang juga melanda berbagai daerah di Aceh serta provinsi tetangga, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Menanggapi hal ini, pemerintah telah bekerja sama dengan TNI, relawan, warga setempat, dan pemangku kepentingan lain untuk membuat jalur alternatif sembari mendorong rekonstruksi penuh.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan publik bahwa kementeriannya terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur transportasi dan mengembalikan konektivitas regional pasca banjir besar dan tanah longsor.

"Prioritas utama kami adalah membuka kembali akses jalan untuk memungkinkan distribusi bantuan dan peralatan dengan aman," tegasnya.

Hanggodo menambahkan bahwa Kementerian PU tetap berkomitmen untuk mendatangkan alat berat dan personil sambil menjaga koordinasi erat dengan pihak berwenang setempat, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dia menjelaskan bahwa pendekatan komprehensif seperti ini sangat penting untuk mendukung penanganan bencana yang efektif.

Data kementerian menunjukkan bahwa tanah longsor dan banjir telah mempengaruhi 35 bagian jalan nasional serta merusak 14 jembatan di seluruh Aceh.

MEMBACA  Ancaman Abrasi terhadap Jalan dan Sawah Warga di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Upaya Herzaky untuk Mengatasinya

Upaya tanggap darurat dan pemulihan yang dilakukan antara lain termasuk mengurug jalan yang ambles, pemasangan gabion dan geotekstil, pembangunan dinding penahan, penutupan puing longsor dengan terpal, pekerjaan timbunan kembali, dan pemadatan tanah.

Berita terkait:

Tinggalkan komentar