Kementerian Pastikan Keamanan Semua Vaksin Pemerintah

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kesehatan memastikan bahwa semua vaksin yang disediakan pemerintah, termasuk yang ada dalam Program Imunisasi Nasional, aman, gratis, dan berkualitas tinggi.

“Semua vaksin yang masuk Program Imunisasi Nasional sudah pasti aman. Semua vaksin telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” jelas Direktur Imunisasi kementerian, Prima Yosephine, dalam konferensi pers tentang penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, di Jakarta, Selasa.

Pernyataannya ini merespons mereka yang masih ragu-ragu untuk membawa anak mereka mendapat imunisasi, seperti imunisasi campak.

Menurut Yosephine, ketakutan ini telah mengakibatkan penurunan angka imunisasi anak, termasuk angka imunisasi campak, yang telah menurun dalam tiga tahun terakhir.

Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2022, cakupan imunisasi campak, khususnya vaksin MR1 yang diberikan kepada anak usia 9 bulan di Indonesia, mencapai 102,2 persen.

Pada tahun-tahun berikutnya, cakupan imunisasi itu menurun menjadi 95,4 persen di tahun 2023, 92 persen di tahun 2024, dan 45,1 persen per 24 Agustus 2025.

Dia kemudian menekankan bahwa imunisasi anak sangat penting untuk memperkuat kekebalan tubuh mereka terhadap berbagai penyakit, terutama campak.

Campak adalah infeksi saluran pernapasan yang menular ditandai dengan ruam kulit di seluruh tubuh dan gejala seperti flu yang disebabkan oleh virus rubella yang bisa dicegah melalui imunisasi.

Per 24 Agustus 2025, kementerian mencatat ada 46 KLB campak di 42 kabupaten/kota di 14 provinsi, termasuk Kabupaten Sumenep.

Yosephine menginformasikan bahwa hingga 24 Agustus 2025, terdapat total 2.139 kasus suspek campak di wilayah yang terletak di ujung timur Pulau Madura itu. Dari 2.000 lebih kasus suspek tersebut, terdapat 205 kasus positif, dengan jumlah kematian sebanyak 17 orang.

MEMBACA  Pemerintah memberdayakan pemuda untuk memperkuat kedaulatan pangan Indonesia

Sebelumnya, dia telah mendorong semua orang tua dan pengasuh untuk segera membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi campak.

“Kami mendorong seluruh masyarakat, khususnya orang tua dan pengasuh, untuk segera membawa anaknya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat yang menyediakan layanan imunisasi,” tegasnya.

Berita terkait: Peneliti Indonesia bantah hoaks vaksin mRNA sebabkan kanker
Berita terkait: Pemerintah berupaya untuk vaksinasi lengkap anak-anak
Berita terkait: Pemerintah siapkan vaksin polio untuk jemaah haji, petugas

Penerjemah: Tri Meilani, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025