Kementerian Kesehatan Kerahkan 119 Relawan Darurat ke Aceh Tamiang

Jakarta (ANTARA) – Kementrian Kesehatan telah mengerahkan 119 relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Gelombang II untuk memperkuat layanan medis bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Tirta Muhammad Rizki, asisten pendukung para relawan, menyatakan pada Jumat (9 Januari) bahwa gelombang relawan ini terdiri dari profesional medis, tenaga kesehatan, dan staf pendukung.

Tim ini mencakup sembilan dokter spesialis, 16 dokter umum, 59 perawat, empat ahli gizi, 12 tenaga kesehatan lingkungan, dengan sisa personel bertugas dalam peran pendukung non-kesehatan.

“Semua relawan akan ditugaskan ke 15 lokasi layanan, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang, dan 14 titik layanan kesehatan di lokasi pengungsian,” ujar Rizki.

Dia menjelaskan bahwa penugasan berfokus pada memastikan pelayanan kesehatan optimal baik di fasilitas rujukan maupun di tempat penampungan warga.

“Kami telah membagi 119 relawan ke 15 lokasi. Rumah Sakit Umum Daerah berfungsi sebagai fasilitas rujukan utama, yang kami pastikan tetap beroperasi penuh, sementara 14 titik lainnya berada di dalam lokasi pengungsian warga terdampak,” tambah Rizki.

Dia menyebutkan bahwa relawan multi-profesi ini bertanggung jawab menangani berbagai kebutuhan kesehatan di lokasi bencana, mulai dari layanan medis dasar dan spesialis, perawatan keperawatan, dukungan gizi, hingga pengelolaan kesehatan lingkungan di area pengungsian.

“Kolaborasi antara tenaga medis, tenaga kesehatan lain, dan pekerja non-kesehatan adalah kunci dalam merespons krisis kesehatan. Kami ingin memastikan masyarakat terdampak terus menerima layanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kementerian Kesehatan terus memantau perkembangan di Aceh Tamiang untuk memastikan ketersediaan sumber daya, sebagai bagian dari komitmen pemerintah melindungi kesehatan publik pascabencana.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa data Pusat Operasi Darurat Kesehatan (HEOC) menunjukkan sekitar 4.000 relawan telah mendaftar untuk memberikan bantuan bencana di seluruh Sumatra.

MEMBACA  Penyelidikan PBB menuduh Israel mencoba menghancurkan sistem kesehatan Gaza menurut Reuters

Berita terkait: Indonesia buka posko komando pemulihan pusat di Aceh

Berita terkait: Indonesia tingkatkan pemulihan akuakultur di Aceh terdampak banjir

Penerjemah: Mecca Yumna, Resinta Sulistiyandari
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar