Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pendidikan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerjasama dalam pengembangan olahraga sekolah dan pembangunan karakter siswa di pendidikan dasar dan menengah.
Kesepakatan ini bertujuan untuk menyelaraskan peran serta tanggung jawab kedua kementerian dalam memajukan program olahraga di sekolah, sekaligus menumbuhkan disiplin, kerja sama tim, dan nilai-nilai positif lainya di kalangan siswa.
Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti menyambut baik kemitraan ini dan mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta timnya atas komitmen untuk memperkuat kolaborasi di bidang olahraga.
"Alhamdulillah, kami mengapresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga dan timnya yang telah menindaklanjuti pembicaraan awal kita untuk membangun sinergi dalam memperkuat prestasi, khususnya di bidang olahraga," ujar Mu’ti di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan nota kesepahaman ini merupakan langkah awal yang penting menuju kerjasama strategis yang lebih mendalam antara dua kementerian.
Melalui kolaborasi ini, tambahnya, program pengembangan dan pelatihan olahraga di lembaga pendidikan diharapkan bisa lebih terstruktur, terfokus, dan berkelanjutan.
Mu’ti menekankan bahwa olahraga tidak boleh dilihat hanya sebagai sarana untuk meraih kesuksesan atletik.
Menurut dia, olahraga juga menjadi wahana penting untuk membentuk karakter dan nilai-nilai siswa.
"Melalui olahraga, nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, sportivitas, dan semangat kebersamaan dapat tumbuh dan berkembang di diri siswa," jelasnya.
Berbicara dalam acara yang sama, Thohir menyambut baik kesepakatan ini dan menekankan pentingnya kerjasama antar kedua kementerian.
Ia memuji komitmen Kementerian Pendidikan untuk mendorong siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjaga kebugaran fisik dan mental yang kuat.
Thohir mengatakan kemitraan ini sangat penting untuk memastikan pengembangan bakat olahraga di sekolah dilakukan dengan cara yang lebih sistematis dan terukur.
Dia mencatat bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam olahraga, yang harus didukung melalui kebijakan yang terkoordinasi dan program pelatihan berkelanjutan.
"Kami lihat kerjasama ini sangat penting karena anak-anak Indonesia memiliki potensi bakat yang luar biasa," ujarnya.
"Dengan sinergi yang kuat, berbagai program pembinaan olahraga pelajar bisa dijalankan dengan lebih terstruktur dan memberikan hasil yang nyata," tambahnya.
Berita terkait: Senam pagi sederhana tingkatkan belajar siswa: menteri
Berita terkait: Minimal 10.000 siswa siap bertanding di Popnas Palembang
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026