Kamis, 9 April 2026 – 01:00 WIB
Panggung olahraga pada hari Rabu, 8 April 2026, dipenuhi kabar membanggakan dari dunia bulutangkis. Kemenangan cepat Putri KW dan performa mengesankan pemain muda Ubed di ajang BAC 2026 jadi sorotan.
Dari lapangan tenis, tim putri Indonesia juga memulai dengan baik di Piala Billie Jean King dengan mengalahkan Selandia Baru. Tidak ketinggalan, antusiasme penggemar basket makin tinggi setelah pengumuman Bandung sebagai tuan rumah IBL All-Star 2026. Ambisi besar tim drift Seven Speed Motorsport milik Al Ghazali di musim balap terbaru juga jadi pembicaraan.
Berikut adalah ringkasan lima berita olahraga terpopuler lainnya:
Balas Dendam Tuntas! Alwi Farhan Kalahkan Rival Abadi Justin Hoh dan Lolos ke 16 Besar BAC 2026
5. Putri KW Menang Cepat Hanya 27 Menit, Pastikan Tiket ke Babak Kedua BAC 2026
Penampilan meyakinkan ditunjukkan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, di Badminton Asia Championships (BAC) 2026. Bermain di Ningbo, China, Rabu lalu, Putri tampil dominan untuk lolos ke babak kedua.
Menghadapi wakil Uni Emirat Arab, Prakriti Bharath, pemain unggulan keenam ini tidak menemui kesulitan berarti. Putri hanya butuh waktu 27 menit untuk menang dengan dua gim langsung, 21-3 dan 21-7.
Sejak awal, Putri langsung mengontrol permainan. Serangan bervariasi dan tempo cepatnya membuat lawan kewalahan. Meski menang mudah, Putri menyatakan dia masih beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mencari ritme terbaiknya.
4. Bandung Jadi Tuan Rumah IBL All-Star 2026, Usung Konsep ‘Lifestyle’ dan Budaya
Kota Bandung resmi terpilih untuk menggelar ajang bintang basket tanah air. Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, mengumumkan IBL All Star 2026 akan diadakan di Bandung Arena pada Sabtu (11/4) mendatang.
Berbeda dengan tahun lalu, ajang kali ini menghadirkan konsep baru yang menggabungkan olahraga basket dengan unsur budaya dan gaya hidup anak muda.
"Ini adalah perpaduan antara basket dan potret basket Indonesia saat ini dengan pemain-pemain terbaik," kata Junas di Bandung.
Junas menjelaskan pendekatan ini bertujuan untuk mendekatkan basket ke masyarakat. IBL ingin menunjukkan bahwa basket bukan cuma pertandingan, tapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda.