Kelompok Separatis KKB Bertanggung Jawab atas Penembakan Pesawat Smart Air di Papua

Jayapura, Papua (ANTARA) – Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Rahmadani, menyatakan bahwa pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, adalah anggota kelompok bersenjata separatis (KKB).

Dia mengidentifikasi kelompok tersebut sebagai Batalyon Kanibal dan Batalyon Semut Merah, yang dipimpin oleh Elkius Kobak dari Yahukimo.

“Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku penembakan adalah Batalyon Kanibal dan Batalyon Semut Merah, keduanya dari Yahukimo,” ujarnya pada Kamis.

Menurut Rahmadani, upaya penegakan hukum sedang dilakukan, dengan tim dikerahkan untuk menangkap para pelaku.

Dia menambahkan bahwa proses penyelidikan dan penegakan hukum dilakukan dengan terukur dan profesional, sebab pasukan keamanan hadir tidak hanya untuk bertindak tetapi juga melindungi masyarakat, memulihkan ketertiban, dan memastikan rasa aman.

“Keselamatan warga tetap menjadi perhatian utama kami. Pasukan keamanan gabungan bekerja untuk memastikan Korowai kembali dalam kondisi damai,” tegasnya.

Rahmadani mengatakan personel Satgas Damai Cartenz, dibantu TNI, memasuki dan mengamankan area sekitar Bandara Korowai sekitar pukul 06.00 pagi serta mengevakuasi jenazah dua awak pesawat Pioneer yang tewas dalam penembakan pada Rabu (11 Februari).

Setelah melalui prosedur identifikasi, otopsi, dan pembalseman, kedua jenazah segera diterbangkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada keluarga, katanya.

“Pagi ini, pasukan mengamankan lokasi dan fokus pada sterilisasi area serta memastikan situasi benar-benar terkendali,” tambahnya.

Jenazah Kapten Enggon Erawan tiba di kediaman keluarganya di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis sore.

Sementara itu, jenazah Kapten Baskoro akan diserahkan terlebih dahulu ke perusahaan tempatnya bekerja sebelum dikembalikan ke keluarganya.

Rahmadani juga memastikan bahwa semua 13 penumpang yang berada di dalam pesawat selamat. Para penumpang, yang merupakan warga lokal, telah diselamatkan dan dikembalikan ke rumah mereka.

MEMBACA  Anak-Anak Dalam Cengkeraman Kelompok Bersenjata

Berita terkait: Satgas dikerahkan setelah pilot Smart Air tewas di Papua Selatan

Berita terkait: Pilot Smart Air tewas di bandara Papua Selatan, kelompok bersenjata diduga terlibat

Penerjemah: Evarukdijati, Resinta Sulistiyandari
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar