loading…
Gen Halal Championship 2025 menarik perhatian pelajar seluruh Indonesia dengan 1.493 pendaftar dan hanya 45 finalis yang terpilih. Foto/istimewa
JAKARTA – Gen Halal Championship 2025 berhasil mencuri perhatian banyak pelajar dari penjuru Indonesia. Ada 1.493 peserta yang mendaftar, namun hanya 45 finalis terbaik yang berhasil lolos. Melalui serangkaian bootcamp hingga grand final di Bogor, acara yang diadakan LPH LPPOM ini akhirnya menghasilkan tiga juara baru. Mereka siap menjadi penggerak literasi halal di masa yang akan datang.
LPPOM kembali menggelar Gen Halal Championship 2025, sebuah kompetisi literasi halal untuk pelajar SMA/SMK/MA se-Indonesia. Antusiasme yang tinggi membuktikan bahwa isu halal semakin disadari oleh generasi muda. Tahun ini, tercatat 1.493 siswa mendaftar—angka yang menunjukkan minat yang terus berkembang. Setelah melewati dua tahap seleksi ketat, hanya 45 peserta terbaik yang maju ke babak final.
Finalis berasal dari berbagai daerah: 13 provinsi, 20 kota, dan 32 sekolah. Provinsi Riau menyumbang peserta terbanyak, yaitu 14 siswa. Mereka mengikuti bootcamp dan grand final pada 9–11 Januari 2026 di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat, sebelum acara puncak penganugerahan.
Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, menjelaskan bahwa Gen Halal Championship dirancang bukan cuma sebagai lomba, tapi sebagai upaya sistematis untuk memperkuat pemahaman halal di kalangan anak muda. “Kegiatan ini menurut kami penting. Meskipun Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar, dan halal itu wajib, tapi literasi halal masih belum sebaik harapan kita,” ujarnya, menekankan perlunya peningkatan pemahaman masyarakat.
Menurut beliau, pemahaman yang baik tentang halal berdampak langsung pada dunia usaha. “Dorongan dari pelaku usaha untuk menjaga kehalalan produk atau mensertifikasi produknya tidak akan muncul kalau tidak ada permintaan dari masyarakat. Dan masyarakat tidak akan meminta kalau mereka tidak tahu.” Artinya, literasi halal bukan hanya kebutuhan pribadi, tapi juga dasar untuk berkembangnya industri halal nasional.