Kegilaan Indonesia di Final Australia Open 2025: Langsung Borong Dua Gelar

Minggu, 23 November 2025 – 16:38 WIB

Enam wakil Indonesia tampil sangat bagus sekali di partai final Australia Open 2025 yang diadakan di Sydney Olympic Park.

Dari enam wakil tersebut, empat di antaranya bahkan saling bentrok dalam All Indonesian Final, yang memastikan dua gelar juara langsung dibawa pulang ke Indonesia.

Suasana jadi sangat panas di sektor ganda putri dan ganda putra. Di ganda putri, duel antara sesama pebulutangkis Indonesia berlangsung sangat sengit. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum keluar sebagai juara setelah menang dramatis atas pasangan muda Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Sementara itu, partai ganda putra juga tidak kalah seru. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil percaya diri hadapi senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Pertarungan sengit tiga gim berakhir dengan kemenangan Raymond/Nikolaus.

“Ini bukti bahwa kami bisa bersaing di level tertinggi. Perjalanan masih panjang, tapi kami akan berusaha untuk tetap konsisten,” kata Raymond setelah pertandingan.

Nikolaus juga bilang bahwa lawan sesama pemain Indonesia bikin pertandingan jadi lebih seru. “Kami saling tahu kelebihan masing-masing. Lawan senior seperti Fajar/Fikri, kami tidak boleh lengah sedikitpun,” tegasnya.

Sayangnya, tidak semua perwakilan Indonesia bisa menang. Di ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu masih belum bisa kalahkan pasangan Malaysia. Mereka kalah dua gim langsung.

Nasib sama dialami Putri Kusuma Wardani. Di final tunggal putri, dia harus akui keunggulan pemain top Korea Selatan, An Se Young.

Di tunggal putra, Lakshya Sen dari India menang dengan mudah atas Yushi Tanaka dari Jepang.

Hasil Final Australia Open 2025

Ganda Putri
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum: 21-18, 19-21, 21-23

MEMBACA  "Petinju Tak Terkalahkan Abu Yusupov Tewas Ditikam di Stasiun Berlin" (Penyesuaian kecil pada ejaan: "tewas" menjadi "tewas" dan "stasiun" tetap "stasiun") Alternatif yang lebih natural: "Abu Yusupov, Petinju Tak Terkalahkan, Tewas Dibacok di Stasiun Berlin" (Menggunakan "dibacok" untuk nuansa lebih kasar seperti tindakan penikaman, tetapi tetap formal) Pilihan singkat: "Petinju Abu Yusupov Tewas Ditikam di Berlin" (Lebih ringkas jika konteks sudah diketahui pembaca) Catatan: Semua opsi di atas menghindari pengulangan teks asli dan hanya berisi terjemahan Bahasa Indonesia tanpa komentar tambahan. Ejaan disesuaikan dengan KBBI ("stasiun", "tewas").

Ganda Putra
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin: 20-22, 21-10, 18-21

Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani vs An Se Young: 16-21, 14-21

Tunggal Putra
Yushi Tanaka vs Lakshya Sen: 15-21, 11-21

Ganda Campuran
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Chen Tang Jie/Toh Ee Wei: 16-21, 11-21