Kegiatan Pemerintah Daerah Aceh Tamiang Kembali Normal Setelah Dibersihkan oleh Taruna IPDN

WARTAKOTALIVE.COM, ACEH TAMIANG – Kegiatan pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang pelan-pelan mulai aktif lagi. Ini terjadi setelah gedung-gedung kantor pemda dibersihkan oleh mahasiswa Praja IPDN sejak mereka diterjunkan tanggal 3 Januari 2026.

Pembersihan ini adalah bagian dari usaha mempercepat pemulihan pascabencana. Tujuannya supaya pelayanan publik ke masyarakat bisa segera berjalan normal.

Rektor IPDN, Halilul Khairi, melaporkan perkembangan hasil kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang. Dalam laporannya sampai hari Kamis (22/1/2026), dari total 33 gedung yang dibersihkan, sebanyak 19 gedung sudah diserahkan kuncinya. Sementara 14 gedung lainnya masih dalam pengerjaan.

“Jadi, proses pemulihan pemerintahan yang dijalankan Satgas Kemendagri menunjukkan hasil yang efektif dan progresnya konsisten. Hasilnya meningkat dari hari ke hari,” jelas Halilul melalui keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Selain bersih-bersih gedung, Satgas Kemendagri juga menjalankan tugas lanjutan sesuai target. Kegiatannya termasuk mengangkut lumpur dan barang rusak, pembersihan detail dalam gedung, pengecatan, sampai pendataan warga yang terdampak bencana yang dilakukan Jumat (23/1/2026).

“Personil Satgas hari ini (Jumat) diharapkan fokus pada target operasi yang sudah ditetapkan sesuai pembagian tugas,” kata Halilul.

Dia menambahkan, pengangkutan lumpur dan sampah di sekitar tenda pengungsian akan diatur pergerakan personelnya. Tujuannya agar tidak mengganggu aktivitas pengungsi.

Pembersihan tahap lanjut akan difokuskan di bagian dalam gedung yang sudah dikosongkan dari lumpur dan barang rusak.

“Untuk setiap target operasi yang sudah selesai mengeluarkan lumpur dan barang rusak dari ruangan, kegiatan selanjutnya adalah membersihkan dinding, jendela, kaca, dan mengepel lantai agar kebersihannya maksimal,” jelas Halilul.

Tak hanya itu, Satgas juga melakukan pengecatan ulang gedung-gedung pemerintah untuk mendukung pemulihan suasana kerja.

Pengecatan dilakukan untuk memperindah setiap target operasi dengan menggunakan kuas dan cat yang sudah disediakan.

MEMBACA  Jujur, Saya Tidak Menyukai Menonton Bulu Tangkis Setelah Pensiun

Selain aspek fisik, Satgas Kemendagri bersama ASN juga akan membantu mendata penduduk yang terdampak bencana.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan bersama ASN Kemendagri untuk membantu BNPB memverifikasi data kerusakan rumah dan data penghuni sementara korban bencana di Aceh Tamiang,” terangnya.

Berikut adalah 19 gedung pemerintahan dan layanan publik yang kuncinya sudah diserahkan:

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.

Dinas Pendidikan.

Kantor Komisi Independen Pemilihan.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Aceh Tamiang.

Dinas Pertanahan Kabupaten.

Kantor Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Kantor Majelis Adat Aceh.

SDN 1 Karang Baru.

Gedung Dharma Wanita.

Dinas Sosial.

Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan.

Gedung Sanggar Pendidikan Nonformal.

Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan.

Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup.

TK Adhyaksa.

Satgas juga menambah target pembersihan tambahan, meliputi: Kantor Bupati; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; Kantor ATR/BPN setempat; dan beberapa fasilitas pemerintahan lainnnya.

Tinggalkan komentar