Kebijakan WFH Hari Jumat untuk PNS Guna Efisiensi Energi

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia secara resmi telah menerapkan kebijakan kerja-dari-rumah (WFH) setiap hari Jumat bagi pegawai negeri sipil. Ini adalah bagian dari upaya lebih besar untuk efisiensi energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan.

“Pelaksanaan kerja-dari-rumah bagi ASN di instansi pemerintah pusat dan daerah ditetapkan satu hari kerja per minggu, khususnya setiap hari Jumat,” ujarnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa.

Selain untuk sektor publik, pemerintah Indonesia juga mendorong perusahaan swasta untuk menerapkan pengaturan WFH.

Panduannya akan diterbitkan melalui surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan spesifik setiap sektor usaha.

Namun, Menko Hartarto menegaskan bahwa beberapa sektor dikecualikan dari kebijakan WFH ini. Ini termasuk sektor pelayanan publik, seperti kesehatan, keamanan, dan kebersihan, serta sektor strategis termasuk industri, energi, air, komoditas dasar, makanan dan minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan.

Di sektor pendidikan, kegiatan belajar mengajar untuk tingkat SD hingga SMA akan tetap dilaksanakan secara tatap muka tanpa pembatasan aktivitas.

Sementara untuk pendidikan tinggi—khususnya mahasiswa semester empat ke atas—pelaksanaannya akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan kementerian terkait.

Lebih lanjut, sebagai bagian dari promosi efisiensi mobilitas, pemerintah membatasi penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, dengan pengecualian untuk kepentingan operasional dan kendaraan listrik.

Selain itu, perjalanan dinas dalam negeri dipotong 50 persen, sedangkan perjalanan dinas luar negeri dikurangi hingga 70 persen.

Menurut menteri itu, kebijakan WFH berpotensi menghemat anggaran negara sebesar Rp6,2 triliun untuk kompensasi bahan bakar. Sementara, total potensi penghematan dari konsumsi bahan bakar masyarakat diproyeksikan mencapai Rp59 triliun.

MEMBACA  Berlin terkejut setelah JPMorgan meminta UniCredit untuk membidding saham Commerzbank

Berita terkait: Indonesia rolls out Friday WFH policy to boost energy efficiency

Berita terkait: Govt ensures public services not disrupted by one-day WFH scheme

Berita terkait: Gov’t to announce one-day weekly WFH policy before March end

Penerjemah: Bayu Saputra, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar