Keberangkatan 89 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural Ditunda Imigrasi Bandara Soetta, Modus Gunakan Visa Kerja

Minggu, 17 Mei 2026 – 21:43 WIB

Tangerang, VIVA – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) udah nunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural sejak 22 April sampe 18 Mei 2026.

Kepala Kantor Imigrasi Soetta, Galih Priya Kartika Perdhana, bilang kalo penundaaan terakhir itu terjadi pas Jumat, 15 Mei, dengan jumlah calon jemaah haji yang ditolak berangkatnya sampe 32 orang.

“Kita punya satgas yang dibantu Polresta Bandara sama Kementerian Haji dan Umrah. Nah, sekarang ini khusus buat Soekarno-Hatta kami udah nunda beberapaangkatan sebanyak 89 orang,” jelas dia.

Galih nerangain kalo modus yang dipake calon haji nonprosedural itu macem-macem. Biasanya, mereka pake visa kerja atau iqama—yaitu izin tinggal dari Arab Saudi.

“Mungkin itu biar keliatan kaya mereka udah lama tinggal di sana. Tapi ujung-ujungnya, tujuan utama mah tetep haji,” ujar Galih.

Mereka terbang pake penerbangan umum, jadi beda rombongan dari jemaah calon haji resmi yang ngikutin prosedur pemerintah.

“Entar dia jalan-jalan dulu, ke Korea, ke Malaysia. Dari situ baru ngapply visa buat ke Arab Saudi,” kata Galih dewasa.

Galih ingetin lagi, pemerintah udah ngasi peringatan serius kalo ibadah haji itu kudu prosedural, artanya wajib daftar resmi dan punya visa khusus haji.

Kementerian Imigrasi ngeperketat pengawasan di bandara sebagai langkah antisipasi untuk memberangi praktik haji ilegal atau keberangkatan jemaah nonprosedural.

Dirjen Imigrasi, Hendarsam, Kementrian Imigrasi merapatokomandokan petugas di bandara embarkasi dan debarkasi untuk siap siaga. nge pelayanan terbaik buat jemaah calon haji Indonesia.

"Kami udah perinathkan semua tim di tiap bandara buat kasih layanan optimum bagi yang mau berangkat. Kementer–an jug baikomit untuk ningkatin prediksi pengawasan pada calon haji yang ga sesuai prosedur," tuturnya.

MEMBACA  Gunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar di Ruang Publik

Tinggalkan komentar