Kamis, 12 Maret 2026 – 16:30 WIB
Jakarta, VIVA – Kehadiran mobil listrik terbaru Hyundai Ioniq 9 mulai menarik perhatian di Indonesia. SUV listrik berukuran besar itu bahkan sudah terlihat di jalanan Jakarta dan dipamerkan di fasilitas Hyundai. Namun, sampai sekarang mobil ini belum resmi dijual untuk konsumen di Tanah Air.
Diketahui, unit Hyundai Ioniq 9 sudah diperkenalkan di N Brand Experience Center SCBD, Jakarta Selatan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID). Kehadirannya langsung jadi sorotan karena model ini adalah SUV listrik terbesar dari seri Ioniq.
Interior Mobil Hyundai Ioniq 9 di Indonesia
Meski sudah ada di Indonesia, pihak Hyundai menegaskan bahwa mobil tersebut belum masuk dalam daftar kendaraan yang dijual lewat jaringan dealer. Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan bahwa unit yang ada saat ini masih digunakan untuk kebutuhan internal perusahaan dan juga pengujian pasar.
"Kalau untuk mobil tersebut (Ioniq 9) sampai dengan saat ini memang belum kita komersialkan atau tidak ada di dalam daftar kendaraan yang dijual oleh kami," kata Fransiscus Soerjopranoto, dikutip Kamis, 12 Maret 2026.
Menurutnya, keberadaan mobil itu di jalan raya tidak berarti sudah siap dipasarkan. Hyundai masih melakukan evaluasi untuk melihat potensi pasar dan menentukan waktu yang tepat jika nantinya mobil itu benar-benar dijual di Indonesia.
Langkah menghadirkan unit dulu sebelum peluncuran resmi bukan hal baru bagi Hyundai. Strategi ini dilakukan untuk mempelajari minat konsumen sekaligus menilai kesiapan pasar terhadap model baru.
Dengan meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik di Indonesia, Hyundai melihat peluang besar untuk model SUV listrik premium seperti Ioniq 9. Tapi sampai saat ini perusahaan belum memberikan kepastian tentang jadwal peluncuran atau penjualan resminya.
Secara global, Hyundai Ioniq 9 adalah SUV listrik tiga baris yang pertama kali diperkenalkan pada 2024 dan mulai diproduksi sejak 2025. Model ini menjadi mobil listrik terbesar Hyundai di keluarga Ioniq setelah Ioniq 5 dan Ioniq 6.
Mobil ini dibangun menggunakan platform Electric Global Modular Platform (E-GMP) dan memiliki baterai berkapasitas sekitar 110,3 kWh. Teknologi pengisian cepat 800 volt memungkinkan baterai diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu kira-kira 24 menit.
Halaman Selanjutnya
Dari sisi performa, varian globalnya memakai motor listrik ganda dengan sistem penggerak all-wheel drive yang bisa menghasilkan tenaga hingga sekitar 428 PS dengan torsi mencapai 700 Nm.