Jakarta (ANTARA) – Kapal perang TNI AL melakukan kunjungan ke pelabuhan di Afrika Selatan pekan ini untuk memperkuat hubungan bilateral antara angkatan laut kedua negara saat dalam pelayaran pulang ke Indonesia dari Italia, demikian disampaikan TNI AL pada Sabtu.
Kunjungan ini dilakukan saat KRI Prabu Siliwangi-321 berlayar kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan kegiatan di Italia, menurut pernyataan resmi TNI AL yang diterima di Jakarta.
Juru bicara TNI AL Laksamana Muda Tunggul mengatakan kunjungan pelabuhan ini dipimpin oleh komandan kapal, Kolonel Laut Kurniawan Koes Atmadja.
Selama kunjungan, beberapa perwakilan kedutaan dan perwira dari Angkatan Laut Afrika Selatan naik dan berkeliling KRI Prabu Siliwangi-321 saat kapal tersebut bersandar.
Usai kegiatan kunjungan pelabuhan, komandan kapal dan para perwira, didampingi oleh Atase Pertahanan Indonesia di Pretoria Kolonel Marinir Guntur Alamsyih, melakukan kunjungan kehormatan ke Pangkalan Angkatan Laut FOF Simon’s Town.
Delegasi Indonesia diterima oleh Laksamana Muda Handsome Thamsanga Matshane dari Angkatan Laut Afrika Selatan dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana persahabatan.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari kedua angkatan laut saling bertukar plakat peringatan sebagai simbol persahabatan dan kerjasama antara TNI AL dan Angkatan Laut Afrika Selatan.
Kunjungan juga termasuk berhenti di Kota Cape Town, dimana delegasi diterima oleh Alderman James Vos, anggota komite walikota kota tersebut.
Diskusi selama kunjungan menyoroti pentingnya memperkuat hubungan bilateral melalui keterlibatan maritim dan komunikasi yang lebih erat antara lembaga pemerintah dan militer.
Tunggul mengatakan kunjungan pelabuhan ini merupakan bagian dari diplomasi angkatan laut Indonesia yang lebih luas yang bertujuan memperluas kerjasama internasional dan mempererat hubungan dengan negara-negara mitra.
Interaksi seperti ini juga membantu meningkatkan saling pengertian antara personel angkatan laut sekaligus membuka peluang untuk kerjasama masa depan dalam operasi maritim dan pertukaran profesional.
Indonesia berharap keterlibatan ini akan memperdalam hubungan bilateral dengan Afrika Selatan dan mendukung kerjasama maritim yang lebih luas antara kedua negara.
Misi diplomasi angkatan laut yang melibatkan kapal perang Indonesia secara rutin digunakan untuk memperkuat kemitraan, mempromosikan langkah-langkah membangun kepercayaan, dan mendukung stabilitas di kawasan maritim internasional.
Pelayaran KRI Prabu Siliwangi-321 juga berfungsi untuk memamerkan profesionalisme dan kemampuan operasional personel TNI AL kepada mitra internasional.
Berita terkait: TNI AL akan latih 500 personel di Italia untuk kapal induk
Berita terkait: TNI AL lakukan latihan terpadu di Selat Singapura
Berita terkait: TNI AL hadapi pilihan strategis untuk pergeseran blue water
Penerjemah: Walda M, Rahmad Nasution
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026