Minggu, 19 April 2026 – 00:04 WIB
Jakarta, VIVA – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengaku telah memberikan nasihat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengenai masalah ijazahnya. Hal itu dilakukannya karena ia merasa sebagai orang yang lebih tua dan senior.
"Saya lebih tua dari dia. Jadi, sebagai sesorang yang lebih senior, saya nasihati," ujar JK, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.
Selain itu, JK merasa perlu menasihati karena melihat masyarakat sudah berdebat selama dua tahun tentang keaslian ijazah Jokowi. "Kenapa tidak diperlihatkan saja? Membiarkan masyarakat ini berkelahi sendiri, saling memaki, sampai dua tahun," katanya.
JK menegaskan dirinya bersikap netral dalam polemik ijazah Jokowi. Karena itu, ia pernah menolak menemui pihak-pihak yang mempertanyakan keaslian dokumen tersebut, seperti Rismon Hasiholan Sianipar dan Roy Suryo. "Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang, saya tidak terima. Roy Suryo mau ketemu, saya tolak. Demi saya mau netral," ujarnya.
JK juga menyebutkan bahwa ia memiliki hubungan baik dengan Jokowi sejak lama, bahkan sebelum Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Apa kurangnya saya coba? Saya yang membawanya ke Jakarta," katanya. "Saya yang bantu Jokowi. Tanya saja sama beliau. Lihat foto ini. Itu masih pakai baju kotak-kotaknya. Janganlah macam-macam begitu," lanjut JK menekankan hubungan baik mereka.
Sebelumnya, Jusuf Kalla memberikan pernyataan tentang ijazah Jokowi setelah melaporkan Rismon ke Markas Besar Polri pada 8 April 2026. Saat itu, JK menasihati Jokowi untuk memperlihatkan ijazah aslinya kepada publik agar masalah ini selesai. "Saya yakin Jokowi punya ijazah aslinya. Ya, sebaiknya kita hentikan perkara ini dengan cara Jokowi menunjukkan ijazahnya yang asli," kata JK waktu itu.
Masyarakat Diminta Jangan Terprovokasi Isu Perkarakan Jusuf Kalla Demi Kerukunan
Video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menuai sorotan publik, hingga berujung pada laporan ke Polda Metro Jaya oleh GAMKI dan pemuda katolik.
VIVA.co.id | 18 April 2026