Minggu, 29 Maret 2026 – 01:12 WIB
Jakarta, VIVA – Malam penghargaan sepak bola nasional akhirnya punya wajah baru. Untuk pertama kali dalam sejarah, PSSI mengadakan acara resmi bernama PSSI Awards 2026, sebuah panggung apresiasi untuk para pelaku sepak bola Indonesia yang selama ini bekerja di dalam dan di luar lapangan.
Acara yang digelar di Studio 6 Emtek City, Jakarta, pada Sabtu 28 Maret 2026 ini bukan cuma seremoni biasa. Ia menjadi simbol penting bahwa sepak bola Indonesia mulai membangun ekosistem profesional yang lebih sehat, transparan, dan menghargai prestasi.
Ada 17 kategori penghargaan yang diumumkan, mulai dari pemain terbaik, pelatih, sampai orang-orang di belakang layar yang jarang dapat perhatian. Tapi sorotan utama tentu saja pada dominasi pemain Timnas Indonesia yang sedang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Jay Idzes Puncaki Panggung, Singkirkan Nama Besar
Nama Jay Idzes jadi bintang utama malam itu. Bek yang berkarir di Eropa itu dinobatkan sebagai Best Player of The Year, mengalahkan kandidat kuat seperti Yakob Sayuri, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang menambah bobot prestise momen tersebut. Setelah menerima piala, Idzes tidak menyembunyikan rasa harunya.
"Menurut saya sangat luar biasa kami bisa melakukan ini, dan bahwa PSSI mengambil inisiatif untuk hal ini. Saya merasa sangat terhormat bisa menerima penghargaan ini," kata Jay Idzes seperti dikutip Antara.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan itu bukan hanya hasil kerja dia sendiri. Menurut Idzes, penghargaan itu dipersembahkan untuk semua orang yang bekerja di belakang layar yang selama ini memastikan semuanya berjalan lancar. Ia pun mengaku sangat bersyukur.
Momen mengharukan lain bagi Idzes hadir ketika legenda sepak bola Indonesia, Tan Liong Houw, menerima penghargaan Legend of The Year secara langsung. Baginya, itu adalah pengingat bahwa sepak bola Indonesia dibangun oleh generasi sebelumnya.
Maarten Paes dan Emil Audero, Bukti Kualitas di Bawah Mistar
Di sektor penjaga gawang, nama Maarten Paes tampil sebagai yang terbaik dengan mendapat penghargaan Men’s Goalkeeper of The Year. Ia mengalahkan Emil Audero, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Teja Paku Alam. Paes menekankan pentingnya kerja tim dibanding hanya pencapaian individu.
"Saya sangat bersyukur dan saya ingin memberi selamat kepada kiper-kiper lain untuk kerja keras luar biasa mereka tahun ini," ujar Paes.
Halaman Selanjutnya