Jadwal Imsak dan Berbuka Puasa Untuk Jakarta dan Sekitarnya Selasa, 17 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 – 02:00 WIB

Jakarta, VIVA – Ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah masih berlangsung dan kini telah memasuki hari-hari berikutnya. Sepanjang bulan suci ini, umat Islam di berbagai daerah, termasuk Jakarta, menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan.

Agar ibadah selama Ramadan dapat berjalan lancar, masyarakat biasanya menyiapkan berbagai hal. Salah satunya adalah dengan memantau jadwal imsakiyah setiap hari. Informasi ini menjadi panduan penting bagi umat Muslim dalam mengatur aktivitas selama menjalankan ibadah puasa. Scroll lebih lanjut yuk!

Jadwal imsakiyah berperan sebagai pedoman waktu, terutama untuk menentukan batas akhir makan dan minum saat sahur sebelum waktu Subuh tiba. Dengan adanya jadwal itu, umat Islam dapat mengatur waktu sahur dengan lebih disiplin.

Secara syariat, puasa sebenarnya dimulai saat azan Subuh berkumandang. Namun, waktu imsak hadir sebagai pengingat agar umat Muslim dapat menyelesaikan santap sahur lebih awal, sehingga tidak melewati batas waktu yang ditentukan. Biasanya, waktu imsak ditetapkan sekitar sepuluh menit sebelum azan Subuh. Rentang waktu ini dimaksudkan sebagai langkah kehati-hatian.

Dengan mengetahui jadwal imsakiyah secara tepat, masyarakat dapat mengatur waktu makan sahur dengan lebih teratur dan menyesuaikan jadwal ibadah lainnya, termasuk salat lima waktu dan waktu berbuka puasa saat Magrib tiba.

Memasuki hari Ramadan yang bertepatan dengan Selasa 17 Maret 2026, berikut rincian jadwal imsakiyah untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:

  • Imsak: 04.32 WIB
  • Subuh: 04.42 WIB
  • Zuhur: 12.05 WIB
  • Asar: 15.12 WIB
  • Magrib: 18.08 WIB
  • Isya: 19.16 WIB

    Jadwal ini menjadi acuan untuk masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Untuk mengetahui jadwal imsakiyah secara lengkap selama satu bulan penuh, masyarakat dapat mengakses dan mengunduhnya melalui sumber resmi yang tersedia. Lihat di sini.

    Dengan mengacu pada jadwal yang tepat dan terpercaya, diharapkan ibadah selama bulan Ramadan dapat berlangsung dengan lebih teratur serta penuh kekhusyukan.

    Sebagai informasi, puasa Ramadan memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain menjadi kewajiban, ibadah ini juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan ketakwaan. Melalui praktik menahan lapar, dahaga, serta mengendalikan hawa nafsu, seorang Muslim dilatih untuk membangun sikap sabar, disiplin, dan kemampuan mengendalikan diri.

    Bulan Ramadan juga dikenal sebagai waktu yang penuh rahmat dan ampunan. Pada masa ini, setiap amal kebaikan diyakinin mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Umat Islam juga meyakini bahwa doa-doa memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan, terutama dengan adanya malam Lailatul Qadar yang nilai lebih baik daripada seribu bulan.

MEMBACA  Pembangunan Perikanan dan Perkebunan di Lahan Bekas Tambang di Indonesia

Tinggalkan komentar