loading…
Proses serah kunci rumah hunian sementara oleh LAZ Nasional IZI untuk penyitas banjir di Aceh. IZI mendapatkan skor tertinggi di antara LAZ Nasional di Indeks Zakat Nasional 2025. Foto/LAZ Nasional IZI
JAKARTA – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) berhasil meraih skor tertinggi diantara semua LAZ Nasional dalam hasil Indeks Zakat Nasional (IZN) Tahun 2025 yang baru diumumkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia. IZI memperoleh nilai 0,88, yang menempatkan lembaga ini pada kategori tertinggi, yaitu Berkelanjutan (Sustained), dalam standar penilaian pengelolaan zakat nasional.
Pengukuran IZN tahun 2025 ini diikuti oleh 426 lembaga pengelola zakat dari seluruh Indonesia, merupakan jumlah peserta terbanyak sejak indeks ini pertama kali diterapkan pada tahun 2016. Secara nasional, nilai rata-rata IZN tahun ini adalah 0,57, yang termasuk dalam kategori Stabil. Dengan skor 0,88, IZI berada di rentang 0,81–1,00, yaitu kategori paling tinggi dalam klasifikasi IZN.
Baca Juga: Baznas Salurkan 625 Ton Beras Zakat Fitrah untuk 36 Provinsi
Indeks Zakat Nasional adalah alat evaluasi yang dibuat oleh BAZNAS untuk mengukur kualitas pengelolaan zakat secara komprehensif dan terukur.
Penilaiannya dilakukan melalui dua dimensi utama. Dimensi Makro menilai ekosistem dan dukungan peraturan tentang zakat di tingkat wilayah, sedangkan Dimensi Mikro mengevaluasi tata kelola internal lembaga, efektifitas dalam penghimpunan dan penyaluran dana, kesehatan keuangan, sampai dampak program bagi mustahik (penerima manfaat).
Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia, Wildhan Dewayana, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen lembaganya dalam menjaga tata kelola yang profesional dan akuntabel.