Berikut adalah teks yang telah ditulis ulang ke dalam bahasa Indonesia tingkat B2 dengan maksimal dua kesalahan atau kekeliruan umum:
TEHERAN – Penasihat utama Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, mengatakan Amerika Serikat tidak akan pernah menang dalam diplomasi melawan Iran setelah kalah di medan perang.
Dalam unggahan di akun X-nya pada hari Senin, Ali Akbar Velayati menyebut Presiden AS Donald Trump keliru jika mengira bisa menekan Iran untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang agresi yang berakhir dengan gencatan senjata di awal April.
“Kami mengalahkan Anda di medan perang; jangan pernah bayangkan Anda akan menang dalam diplomasi,” kata Velayati.
Ia merujuk pada unggahan media sosial Trump baru-baru ini, di mana presiden AS itu mengklaim Iran telah meremehkan dan menertawakan Amerika selama beberapa dekad, sambil mengulang ancamannya terhadap Iran dan mengatakan, “Mereka tidak akan tertawa lagi!”
“Trump berkata ‘Iran tidak akan lagi tertawa’ sambil membual tentang ‘gencatan senjata yang sangat baik.’ Namun ia mengancam Iran dengan sindiran nuklir seolah-olah ia masih percaya kebohongan Pentagon tentang menyembunyikan banyaknya korban tewas tentara Amerika,” kata Velayati.
Mantan Menteri Luar Negeri Iran itu juga menyinggung kunjungan Trump ke China mendatang, di mana ia diperkirakan akan kembali menyuarakan klaim tentang kemenangan atas Iran. Velayati menegaskan presiden AS seharusnya tidak memanfaatkan ketenangan dan kesabaran yang ditunjukan oleh Iran.