Iran Nilai Sanksi Terbaru AS Langgar Kesepakatan, Berlaku Penuh 17 Juli

Iran menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melanggar nota kesepahaman atau MoU dengan memberlakukan kembali sanksi minyak. Wakil menteri luar negeri Iran mengatakan bahwa tindakan ini melanggar pasal 10 dari perjanjian tersebut.

Kementerian Luar Neger Iran juga mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam langkah AS. Mereka mengkritik Amerika karena dianggap tidak konsisten dan tidak bisa dipercaya dalam sikapnya terhadap Teheran.

Dalam pernyataan yang sama, kementerian itu juga menyorot pelanggaran AS yang terus terjadi. Bukan hanya soal sanksi baru, tetapi juga menyangkut serangan Israel di wilayah Lebanon. Iran menekankan bahwa ini adalah bagian penting dari MoU yang sudah disepakati, dan mereka mendesak agar perang di semua lini dihentikan, termasuk di Lebanon.

Pernyataan tersebut juga menegaskan pentingnya kendali penuh Iran atas Selat Hormuz. Selain itu, mereka ikut membahas dampak dari kebijakan AS lawas ini.

MEMBACA  Pemain Hebat di Pekan ke-25 Liga 1, Saksikan Aksinya

Tinggalkan komentar