Iran Menginformasikan Rusia dan China Soal Hasil Perundingan Nuklir dengan AS

Senin, 9 Februari 2026 – 02:24 WIB

Iran Konfirmasi Rutin Informasikan Rusia dan China soal Pembicaraan dengan AS

Iran telah mengonfirmasi bahwa mereka secara rutin memberi informasi ke Rusia dan China mengenai perkembangan pembicaraan dengan Amerika Serikat yang berlangsung di Oman. Pembicaraan ini terkait upaya penyelesaian krisis program nuklir Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa konsultasi dengan Moskow dan Beijing terus dilakukan seiring jalannya negosiasi dengan Washington. Menurutnya, dukungan dari negara-negara regional terhadap jalur diplomasi ini juga berjalan positif.

"Partisipasi negara-negara regional dalam mendukung pembicaraan ini berjalan dengan baik dan kami akan melanjutkan konsultasi," kata Araghchi, seperti dikutip kantor berita Tasnim. "Kami terus melakukan konsultasi dengan Rusia dan China dan telah memberikan pengarahan kepada mereka mengenai proses negosiasi yang sedang berlangsung," tambahnya.

Pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat di Oman ini dipandang sebagai salah satu jalur diplomatik penting untuk meredakan ketegangan lama terkait program nuklir Iran. Hal ini terjadi di tengah dinamika geopolitik regional dan internasional yang terus berkembang.

Sebelumnya, Araghchi menyatakan bahwa Teheran siap mencapai "kesepakatan yang meyakinkan" terkait pengayaan uranium. Namun, ia menegaskan bahwa tuntutan pengayaan nol (zero enrichment) berada di luar kerangka perundingan.

Dalam sebuah wawancara, Araghchi menyatakan bahwa persoalan nuklir Iran hanya dapat diselesaikan lewat negosiasi. Ia kembali menegaskan kesiapan Teheran untuk mencapai kesepakatan yang bisa menenangkan semua pihak. Meski begitu, ia menekankan bahwa pengayaan nol "tidak ada dalam agenda". Menurutnya, pengayaan adalah hak yang dijamin bagi Iran dan harus terus berlanjut.

Baca Juga:

  • Iran Siap Terima Kesepakatan Nuklir, tapi Tolak Nol Pengayaan
  • Trump Ancam Negara yang Berbisnis dengan Iran Bakal Disanksi Tarif
  • Negosiasi Alot Nuklir Iran dengan AS di Oman Berakhir, Apa Hasilnya?

    Artikel Lainnya:

    Pelaku Penembakan Jenderal Intelijen Rusia Ditangkap di Dubai
    Pria yang diduga menembak Jenderal Intelijen Militer Rusia Vladimir Alekseyev di Moskow telah ditangkap di Dubai, kata badan intelijen FSB.
    VIVA.co.id | 9 Februari 2026

MEMBACA  Kim Jong Un dari Korea Utara berusaha memperkuat hubungan dengan Rusia untuk memulihkan ekonomi.

Tinggalkan komentar