Iran Akan Membuka Selat Hormuz untuk Dua Pekan ke Depan

Rabu, 8 April 2026 – 16:30 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan bahwa Iran akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz untuk selama dua minggu.

Abbas menjelaskan, akses tersebut hanya bisa dilakukan lewat koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran dan tetap mematuhi pembatasan teknis.

“Selama dua pekan, lintasan aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran dan memperhatikan keterbatasan teknis,” tulis Araghchi di platform X, Rabu, 8 April 2026.

Sehari sebelumnya, Selasa, 7 April 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Teheran juga menyetujui pembukaan Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran kemudian menegaskan bahwa perundingan dengan AS akan dimulai pada Jumat mendatang di Islamabad, Pakistan.

Menurut Dewan Keamanan Nasional Iran, kesepakatan dengan AS mencakup sejumlah poin penting, antara lain Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz, pencabutan seluruh sanksi terhadap Teheran, kelanjutan program pengayaan uranium, serta penarikan seluruh pasukan AS dari Timur Tengah. (Ant)

MEMBACA  Apakah Recursion Pharmaceuticals Inc. (RXRX) Saham Sen Terbaik yang Terlupakan untuk Diinvestasikan?

Tinggalkan komentar