Invasi Amerika Serikat Sudah di Depan Mata

Brasil khawatir Amerika Serikat bisa menjadikan penetapan dua geng kriminal terbesar di Brasil sebagai organisasi teroris sebagai alasan untuk melakukan intervensi militer. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Brasil.

Menteri Luar Negeri Mauro Vieira memberikan peringatan ini dalam surat yang dikirim ke Dewan Perwakilan Rakyat Brasil pekan lalu. Surat itu merupakan jawaban atas pertanyaan anggota parlemen mengenai keputusan Washington yang menetapkan Primeiro Comando da Capital (PCC) dan Comando Vermelho (CV) sebagai organisasi teroris.

AS memasukkan kedua geng ini ke dalam daftar Organisasi Teroris Asing (FTO) pada 5 Juni. Dengan demikian, mereka setara secara hukum dengan kelompok seperti Al-Qaeda dan Negara Islam.

Meskipun Washington mengatakan langkah ini hanyalah bagian dari upaya melawan kejahatan transnasional, pemerintah Brasil khawatir tindakan itu bisa memberikan kekuasaan ekstrateritorial yang terlalu luas kepada AS. Selain itu, masalah keamanan domestik Brasil bisa berubah menjadi masalah kontra-terorisme.

Dalam pidatonya di depan anggota parlemen, Vieira menyatakan bahwa sebenarnya AS sudah bisa bekerja sama dengan Brasil untuk memerangi kejahatan terorganisir hanya dengan menyebut geng-geng itu sebagai ‘organisasi kriminal transnasional’. Ia menganggap daftar FTO tidak diperlukan.

Kementerian Luar Negeri juga mengatakan bahwa penerapan daftar ini bisa terjadi dengan kebijaksanaan yang luas. Akibatnya bisa serius bagi warga negara Brasil, terutama dalam hal keuangan, imigrasi, dan pidana. Yang paling mengkhawatirkan adalah kemungkinan AS menggunakan kekuatan militer di wilayah Brasil.

MEMBACA  Ulasan Cybex Sirona S (2023): Orangtua dari Masa Depan

Tinggalkan komentar