Inilah Pernyataan Bojan Hodak Setelah Marc Klok Dituduh Melakukan Rasisme oleh Bhayangkara FC

Minggu, 3 Mei 2026 – 19:00 WIB

VIVA – Tuduhan rasisme yang dilayangkan Bhayangkara FC kepada Marc Klok makin memanas. Kini, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mendesak Bhayangkara FC untuk segera menyampaikan permintaan maaf.

Isu ini muncul setelah laga pekan ke-30 Liga Super 2025/2026 antara Persib dan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (30/4). Dalam pertandingan tersebut, Klok dituding mengucapkan kata-kata rasis kepada striker Bhayangkara, Henry Doumbia.

Tuduhan ini sempat diunggah di media sosial resmi Bhayangkara FC dan memicu polemik, termasuk perdebatan antara Klok dan kapten Bhayangkara, Wahyu Subo Seto.

Namun, Klok sudah membantah keras tuduhan itu. Dia bilang insiden itu hanyalah kesalahpahaman di lapangan dan masalahnya sudah diselesaikan langsung dengan Doumbia.

Bojan Hodak menegaskan bahwa kejadian itu terjadi tepat di depan wasit, jadi kecil kemungkinan ada pelanggaran serius yang terlewat.

“Saya akan jelaskan satu hal. Kejadian ini terjadi tepat di depan wasit. Ada pemain nomor 10 (Henry Doumbia), dan sekitar empat atau lima pemain lain di situ,” ujar Hodak.

“Wasit ini adalah wasit papan atas di Asia. Jika Marc mengatakan sesuatu yang salah, dia pasti langsung dapat kartu merah saat itu juga,” lanjutnya.

Hodak juga mengaku sudah konfirmasi langsung ke beberapa pemain yang dekat dengan lokasi kejadian. Hasilnya, gak ada yang mendengar ucapan rasis dari Klok.

Menurutnya, kemungkinan besar terjadi kesalahpahaman bahasa. Hodak bilang ucapan Klok “Give me the ball back” mungkin terdengar beda di telinga Doumbia.

“Saya langsung tanya tiga atau empat pemain setelah pertandingan. Mereka semua bilang itu tidak benar. Jadi, mungkin Henri salah dengar karena bahasa Inggrisnya,” jelas Hodak.

MEMBACA  Saham ALTI menyentuh titik terendah 52 minggu di $3.56 di tengah tantangan pasar Oleh Investing.com

Hodak menegaskan masalah ini sebenarnya udah selesai di lapangan, bahkan sejak awal babak kedua setelah wasit ikut campur.

Karena itu, dia mempertanyakan kenapa Bhayangkara FC malah membawa isu ini ke publik.

“Saya rasa semuanya udah jeas, di awal babak kedua wasit sudah bicara sama mereka berdua dan masalahnya selesai. Jadi saya gak habis pikir kenapa Bhayangkara ngeluarin pernyataan kayak gitu,” tegasnya.

“Ini memalukan bagi mereka. Menurut saya, mereka seharusnya muncul dan minta maaf ke Marc Klok. Sudah sangat jelas,” tutup Hodak.

Tinggalkan komentar