Ini Alasan Bupati Purwakarta Menciptakan Lagu Bernada Hinaan, Permintaan Maaf Disampaikan

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang biasa dipanggil Om Zein, akhirnya minta maaf. Permintaan maaf ini karena lagu ciptaannya yang berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejad dianggap menghina perempuan. Lagu dalam bahasa Sunda itu sudah diunggah di YouTube dan menuai banyak kecaman.

Lagu tersebut dianggap melecehkan perempuan, mulai dari membahas bagian tubuh seperti payudara, siklus menstruasi, sampai kehamilan. Anggota DPR RI Komisi VIII, Atalia Praratya, juga marah besar karena lagu ini dibuat oleh seorang pejabat dari Jawa Barat.

Setelah dapat banyak kecaman, Om Zein mengunggah permohonan maaf di media sosial pribadinya. Dalam penjelasannya, Om Zein yang baru dilantik jadi Bupati Purwakarta pada tahun 2025 itu bilang lagu ini dibuat untuk menceritakan dirinya sendiri. Dia mengaku tidak punya maksud untuk menghina perempuan. Zein juga bilang akan menghapus lagu tersebut dari semua media sosialnya.

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika lagu yang berjudul lalaki langit lalanang bejad dianggap mendiskreditkan atau merendahkan pihak lain, Om Zein tidak bermaksud untuk itu dan Om Zein akan takedown di medsos Om Zein,” tulisnya di Instagram.

Tapi warganet tidak langsung menerima permintaan maaf ini. Banyak komentar yang tetap mengkritik karena Om Zein disebut tidak merasa bersalah. Masalahnya ada kata “jika dianggap” dalam pernyataan maaf. Kata itu dilihat sebagai bentuk defensif atau pembelaan diri, bukan kesadaran dari pejabat itu atas kesalahannya yang sudah menghina perempuan. Jadi menurut warganet, Kalimat maafnya kayak tidak tulus.

“Sikap yang sangat defensif Pak,” komentar seorang warganet. Ada lagi yang berkomentar, “Jika dianggap ????? UDAH JELAS ARTI LIRIKNYA MASIH NGERASA BENER, HERAN.”

MEMBACA  Lupakan Galaxy S25: Ini adalah ponsel Samsung yang saya rekomendasikan untuk kebanyakan orang - dan sedang diskon

Tinggalkan komentar