Indonesia Teliti Model Denmark untuk Tingkatkan Keamanan Pakan Ternak

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian Indonesia bekerjasama dengan pemerintah Denmark untuk memperkuat sistem jaminan kualitas dan keamanan pakan ternak nasional. Tujuanya adalah mendukung peternak dan meningkatkan daya saing produk peternakan negara.

Kerjasama ini berbentuk kegiatan peningkatan kapasitas antara delegasi kementerian dan Danish Veterinary, Food, Agriculture, and Fisheries Agency di Kopenhagen pada 2–6 Februari, menurut pernyataan yang dirilis di Jakarta pada Rabu.

“Inisiatif ini sangat penting karena kualitas pakan ternak menentukan produktivitas hewan, efisiensi biaya produksi, dan keamanan pangan asal hewan yang dihasilkan,” kata ketua delegasi Sapta dari Direktorat Pakan Ternak.

Indonesia terutama bermaksud untuk mengidentifikasi dan mempelajari langkah efektif guna memodernisasi sistem pengawasan pakan, sambil mengejar transparansi dan mendorong pendekatan berbasis risiko.

Sapta mencatat bahwa kementerian menganggap penting untuk mengambil pelajaran dari praktik terbaik mitra internasional sebagai acuan untuk menyempurnakan regulasi nasional.

“Kami akan meniru praktik-praktik seperti itu sambil menyesuaikannya dengan kebutuhan dan karakteristik subsektor peternakan Indonesia,” ujar pejabat itu. Dia menekankan perlu meningkatkan pengawasan untuk melindungi peternak dari kerugian akibat pakan berkualitas rendah atau terkontaminasi.

Ketua delegasi menekankan bahwa jaminan kualitas dan keamanan yang lebih kuat dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja industri peternakan, mengurangi risiko penyakit, meningkatkan efisiensi konversi pakan, dan meningkatkan produksi komoditas asal ternak seperti daging dan susu.

Sapta menyoroti bahwa kementerian juga sedang berupaya merevisi peraturan menteri tahun 2017 tentang pakan ternak, menyusun draf kebijakan tentang keamanan pakan, membentuk badan sertifikasi produk pakan, dan mengembangkan sistem pemantauan nasional untuk kualitas dan keamanan.

Upaya ini sejalan dengan program peningkatan kapasitas laboratorium dalam mendeteksi mikotoksin, logam berat, residu pestisida, dan antibiotik di dalam pakan.

MEMBACA  Untuk Keamanan Publik, Jakarta Terapkan WFH dan Sekolah Daring

Berita terkait: Indonesia, Denmark discuss tapping offshore wind for energy

Berita terkait: Indonesia, Denmark agree on action plan for strategic cooperation

Berita terkait: Indonesia, Denmark extend renewable energy cooperation

Penerjemah: M. Harianto, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar